Bank BUMN Genjot Penyaluran Kredit ke Industri

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 26 Nov 2020 16:36 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memberikan layanan one stop service untuk ekosistem perumahan termasuk pembiayaan perumahan, infrastruktur, dan industri lainnya.

Direktur Consumer and Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar mengungkapkan kawasan industri menjadi salah satu tumpuan pemerintah untuk mendongkrak perekonomian nasional. Di masa pandemi ini, pemerintah pun berupaya menggairahkan ekonomi dengan menarik negara lain untuk berinvestasi di kawasan industri nasional.

"Kerja sama ini menjadi wujud dukungan kami untuk akselerasi kawasan industri yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Kami menawarkan berbagai fasilitas perbankan yang dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh HKI," jelas Hirwandi dalam siaran pers, Kamis (26/11/2020).

Dia mengungkapkan BTN telah siap menjadi one stop service untuk ekosistem perumahan termasuk menyediakan pembiayaan perumahan, infrastruktur, dan industri ikutannya. Berbagai sektor yang juga bisa menikmati berbagai layanan dan fasilitas kredit di BTN tersebut yakni bidang usaha industri, pergudangan, perdagangan, dan jasa.

Selain itu, BTN menyediakan berbagai fasilitas perbankan seperti kredit konstruksi, kredit pemilikan lahan, kredit modal kerja, kredit modal kerja kontraktor, dan kredit investasi yang dapat dimanfaatkan pengusaha di kawasan industri. Kemudian Bank BTN juga menawarkan layanan perbankan lain seperti supply chain financing, bank garansi, dan BTN Solusi.

Per September 2020, Bank BTN telah mencatatkan penyaluran kredit konstruksi senilai Rp27,87 triliun. Posisi tersebut menempati porsi sebesar 10,94% dari total kredit yang disalurkan Bank BTN hingga September 2020.

Menurut data Kementerian Perindustrian, dalam dua tahun terakhir tercatat perkembangan yang pesat di kawasan industri. Penopangnya yakni tersedianya lahan kawasan peruntukan industri nasional yang mencapai lebih dari 611 ribu hektare.

Kemenperin juga mencatat telah ada 121 kawasan industri yang beroperasi dengan luas lahan sebesar lebih dari 53 ribu hektare. Pengembangan kawasan ini pun masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

(kil/ara)