Hashim Sebut Banyak Nelayan Ditangkap, Susi: Mohon Info

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Sabtu, 05 Des 2020 16:30 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berpose bak model, memamerkan busana bermotif Asian Games yang dia kenakan. Yuk lihat foto-fotonya.
Susi Pudjiastuti/Foto: Dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Jakarta -

Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta Adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo memberikan informasi nama dan alamat nelayan yang ditangkap karena kebijakannya.

Susi menyampaikan hal tesebut lewat Twitter-nya @susipudjiastuti. Ia melanjutkan postingannya yang sebelumnya mengunggah berita.

"Tuan Hasyim yth, Mohon info nama, alamat nelayan yg ditangkap oleh susi ?????" kata Susi seperti ditulis Sabtu (5/12/2020).

Dalam berita video itu, Hashim menyatakan, kebijakan Susi terkait ekspor lobster keliru. Ia juga menyebut bukan hanya ekspor, budi daya juga dilarang.

"Menurut saya, dan bukan hanya saya saja, banyak orang merasa Indonesia berpotensi superpower kelautan, produk-produk kelautan. Kita seharusnya yang besar, bukan Vietnam! Maka kebijakan menteri lama itu sangat keliru. Menteri lama melarang budi daya lobster, bukan hanya ekspor lobster, budi daya dilarang, di-banned. Itu keliru, Susi keliru menurut saya," paparnya.

Menurutnya, hal itu merugikan nelayan. Hashim bilang, banyak nelayan ditangkap karena kebijakan itu.

"Justru yang dirugikan banyak nelayan-nelayan. Menurut pakar-pakar bilang ke saya dan ke Sara, banyak nelayan ditangkap, usaha budi daya, nelayannya sendiri ditutup. Di Jawa Barat, di Jawa Timur, di mana-mana, di NTT, NTB. keliru pak. Dengan kata lain saya sangat setuju ekspor lobster tapi bukan hanya lobster, ekspor teripang," terangnya.

(acd/ara)