Restrukturisasi Jiwasraya Dimulai, Nasabah Senang?

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 09 Des 2020 16:20 WIB
Logo asuransi Jiwasraya di Jl Rasuna Said
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Beberapa waktu lalu, panja dan Komisi VI DPR RI telah merestui skema restrukturisasi Asuransi Jiwasraya. Dengan begitu program restrukturisasi polis pun siap dijalankan. Dua hari lalu, manajemen baru PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengaku telah menyiapkan flying team untuk menyukseskan program ini.

Direktur Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Jiwasraya Mahelan Prabantarikso mengungkapkan flying team ini bertujuan untuk mewakili manajemen saat berkomunikasi dengan seluruh pemegang polis Jiwasraya.

"Flying team ini berasal dari internal perusahaan yang sudah dibekali informasi lengkap mengenai program restrukturisasi polis Jiwasraya. Nantinya flying team ini akan menghubungi pemegang polis Jiwasraya hingga ke pelosok," kata dia dalam keterangan resmi, Senin (7/12/2020).

Skema tersebut disambut beragam oleh para nasabah. Ada yang setuju ada juga yang mengaku pasrah. Salah seorang nasabah Asuransi Jiwasraya Achmad Fachrodji mengapresiasi dan menyambut baik keputusan tersebut. Asal jelas waktu pengembalian dananya.

"Yang terpenting untuk para pemegang polis adalah kepastian waktu mengenai pengembalian dana Kami," ujar Achmad kepada detikcom, Rabu (19/7/2020).

Meski begitu, skema restrukturisasi ini dianggap Achmad masih lebih baik ketimbang opsi likuidasi.

"Program restrukturisasi saya pikir sebagai win-win solution, ketimbang opsi Jiwasraya harus dilikuidasi. Karena di waktu yg sama pemerintah juga berkorban untuk bisa menyelamatkan polis Kami. Kalau dilikuidasi, pemegang polis hanya dapat pengembalian dana kurang dari 20% dan Kami tidak tahu kapan dana itu cair karena akan melalui proses pengadilan kepailitan yang panjang dan penjualan sisa aset Jiwasraya. Dan Kami tidak mau opsi likuidasi," paparnya.

Lanjut halaman berikutnya>>>