Plafon KUR 2021 Naik Jadi Rp 253 T, Ini Strategi BRI

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Sabtu, 02 Jan 2021 13:01 WIB
Sunarso
Foto: BRI
Jakarta -

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meningkatkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2021 menjadi Rp 253 triliun, dari sebelumnya Rp 220 triliun. Selain itu, pemerintah juga memutuskan untuk melanjutkan program subsidi bunga KUR hingga tahun 2021.

Kebijakan ini disambut baik oleh BRI. Menurut Direktur Utama BRI Sunarso, perseroan akan terus mendukung kebangkitan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di antaranya melalui penyaluran stimulus serta penyaluran pinjaman agar roda usaha pelaku UMKM kembali berputar.

"Ini artinya kita punya harapan terhadap Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui UMKM. Saya bisa mengatakan, UMKM dalam krisis ini cepat kena duluan, tapi juga cepat pulih duluan," ujar Sunarso dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/1/2021).

Lebih lanjut, Sunarso menjabarkan strategi perseroan untuk menyukseskan penyaluran KUR di tahun 2021, di antaranya melalui digitalisasi proses bisnis serta kolaborasi dengan fintech dan ecommerce.

"BRI akan terus memaksimalkan penggunaan aplikasi proses kredit secara digital melalui BRISpot, optimalisasi referal dari agen BRILink, serta partnership dengan fintech/ecommerce," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, sepanjang tahun 2020 perseroan mengakselerasi penyaluran KUR guna mendukung pemulihan ekonomi nasional yang diakibatkan pandemi COVID-19. Sejak awal Januari 2020 hingga 25 Desember 2020, BRI berhasil menyalurkan KUR Mikro senilai Rp 125,3 triliun kepada lebih dari 5,2 juta penerima. Pencapaian ini dinilai sesuai dengan semangat yang dicanangkan perseroan, yakni go smaller, go shorter, go faster.

(mul/mpr)