Jakarta Surga Uang Palsu
Sabtu, 04 Feb 2006 14:47 WIB
Jakarta - Ibukota negara DKI Jakarta tercatat sebagai daerah tertinggi penemuan uang palsu sepanjang triwulan IV-2005 sebesar 24,38 persen dari seluruh jumlah uang palsu. Sedangkan Jawa Timur menduduki peringkat terbesar untuk temuan uang palsu sebesar 23,42 persen.Demikian penjelasan Bank Indonesia (BI) dalam buku laporan triwulan IV-2005 yang diterima detikcom, Sabtu (4/2/2006).BI mencatat rasio perbandingan temuan uang palsu terhadap uang yang diedarkan pada triwulan IV-2005 menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan triwulan III-2005.Pada triwulan III-2005, rasio temuan uang palsu terhadap uang yang diedarkan sebesar 0,0000006 atau terdapat sekitar 6 lembar uang palsu pada setiap 10 juta lembar uang yang diedarkan.Sedangkan pada triwulan IV-2005, rasio temuan uang palsu terhadap uang yang diedarkan turun menjadi 0,0000005 atau terdapat sekitar 5 lembar uang palsu setiap 10 juta lembar uang yang diedarkan.Dari seluruh jumlah lembar temuan uang palsu, sebanyak 81,47 persen merupakan temuan yang dilaporkan oleh perbankan termasuk BI. Sedangkan sisanya sebanyak 18,53 persen merupakan temuan dari Polisi Indonesia (Polri).Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ciri-ciri uang rupiah, BI mengaku, terus melakukan sosialisasi pada kalangan perbankan, pelajar, pedagang pasar, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) serta melalui iklan layanan masyarakat.
(ir/)











































