Fakta-fakta Uang Koin Berbahan Emas, Ada Gambar Pak Harto

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 13 Jan 2021 06:30 WIB
Uang Logam Jadul
Foto: Dok. BI
Jakarta -

Uang sebagai alat pembayaran biasanya terdiri dari dua jenis. Kertas dan logam. Uang logam terbuat dari aluminium sampai kuningan.

Tapi bank sentral juga pernah membuat uang koin berbahan dasar emas lho. Biasanya uang ini diterbitkan dalam rangka memperingati hari-hari khusus seperti kemerdekaan negara.

Uang emas ini juga dicetak secara terbatas dan tidak semua orang bisa mendapatkannya. Begini berita selengkapnya:

Ada Gambar Pak Harto

Presiden Soeharto juga muncul dalam beberapa pecahan. Seperti uang Rp 50.000 dan uang pecahan Rp 850.000 logam yang berbahan dasar emas. Dari laman resmi BI, disebutkan uang pecahan ini memiliki gambar muka: Lambang Negara Burung Garuda.

Kemudian ada 50 bintang melingkari gambar utama seperti teks "BANK INDONESIA" tahun penerbitan "1995". Logo DHN - 45. Selanjutnya 50 bintang melingkari gambar utama dengan teks "LIMA PULUH TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA".

Lalu pada bagian samping terdapat lima buah garis di empat tempat yang berbeda, misalnya Logo Perum Peruri. Bagian samping teks "50 g", Nomor seri terdiri dari 5 angka.

Selanjutnya uang pecahan ini berbahan logam emas dengan kadar 23 karat dan berat 50 gram. Diameter 35mm, ketebalan 2,78mm dan teknik cetak proof.

Uang Logam Emas Gambar Komodo

Uang logam pecahan Rp 100.000 ini merupakan uang rupiah khusus (URK) seri cagar alam.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan jika uang tersebut merupakan peringatan dan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan The International Union for Conversation of Nature and Natural Resources (IUCN) dan The World Wildlife Fund (WWF).

"Kerja sama ini untuk mengumpulkan dana sebagai pembiayaan pemeliharaan cagar alam serta perlindungan binatang yang terancam kepunahan di Indonesia," kata dia saat dihubungi detikcom, Selasa (12/1/2021).

Dari laman resmi bi.go.id uang logam pecahan ini terdiri dari gambar muka Lambang Negara Burung Garuda.

Kemudian Teks "BANK INDONESIA", Tahun penerbitan "1974". Gambar belakang Komodo. Teks nominal "Rp 100.000.

(kil/zlf)