Beredar Nama Calon Bos Lembaga Dana Abadi, Ini Daftarnya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 27 Jan 2021 18:20 WIB
BUMN percetakan uang, Perum Peruri dibanjiri pesanan cetak uang dari Bank Indonesia (BI). Pihak Peruri mengaku sangat kewalahan untuk memenuhi pesanan uang dari BI yang mencapai miliaran lembar. Seorang petugas tampak merapihkan tumpukan uang di cash center Bank Negara Indonesia Pusat, kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (21/10/2013). (FOTO: Rachman Haryanto/detikFoto)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah No.74 Tahun 2020 tentang Lembaga Pengelola Investasi pada 14 Desember tahun lalu.

Ini artinya Indonesia siap untuk punya lembaga khusus untuk menampung dana asing secara mandiri. Namanya Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF) alias dana abadi.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan kriteria sumber daya manusia pengelola SWF harus memiliki dua kriteria khusus. Yang pertama orang itu harus independen dan harus paham pasar.

"Kita mesti cari dia orang independen, yang orang market," ujar Luhut di sela acara Indonesia-China Investment Forum di Sumatera Utara, Jumat (18/12/2020)

Dia mengatakan saat ini pemerintah sudah membentuk upaya headhunter alias upaya pencarian kandidat yang bisa menjadi pengelola SWF Indonesia. "Sekarang headhunter dibuat kemarin, untuk mencari itu," terangnya.

Di media sosial beredar nama-nama calon bos SWF Indonesia ini. Mulai dari Gita Wirjawan, Rizal Gozali, Arief Budiman, Thomas Trikasih Lembong, Pandu Patria Sjahrir.

Gita Wirjawan sebelumnya pernah menjabat sebagai kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Menteri Perdagangan pada Kabinet Bersatu di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pria kelahiran 21 September 1965 ini menggemari jazz sejak usia 13 tahun.

Rizal Gozali merupakan managing director Credit Suisse. Credit Suisse merupakan salah satu investment bank yang berasal dari Swiss.

Kemudian Arief Budiman yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero). Pria kelahiran 1974 ini sekarang menjabat sebagai komisaris PT Pertamina EP Cepu.

Thomas Trikasih Lembong sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perdagangan dan Kepala BKPM.

Pandu Patria Sjahrir yang merupakan komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI). Pandu merupakan anak dari Ekonom Sjahrir sekaligus keponakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

(kil/zlf)