Hebat! BNI Tumbuhkan Dunia Usaha Lewat Restrukturisasi Rp 102,4 T

Angga Laraspati - detikFinance
Jumat, 29 Jan 2021 19:26 WIB
Gedung BNI
Foto: BNI
Jakarta -

Dalam membantu pemerintah meringankan dampak COVID-19 di sektor Ekonomi, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) ikut turut merestrukturisasi kredit nasabahnya. BNI pun melaporkan telah merestrukturisasi 18,6% dari total pinjaman atau sebesar Rp 102,4 triliun.

Total tersebut didapatkan berdasarkan segmen bisnis yaitu segmen korporasi sebesar Rp 44,2 triliun, segmen menengah Rp 21 triliun, segmen Kecil Rp 28 triliun, dan Rp 9,2 triliun untuk segmen konsumer.

Adapun sebagian besar debitur yang mendapatkan fasilitas restrukturisasi pinjaman berasal dari sektor manufaktur 27,0% atau sekitar Rp 27,6 triliun; sektor perdagangan, restoran dan hotel sebesar 15,4% atau sekitar Rp 15,8 triliun; dan sektor pertanian sebesar 12,6% atau sekitar Rp 12,9 triliun.

Ketiga sektor ini terdampak paling parah oleh pandemi dan merupakan 55% dari total pinjaman yang direstrukturisasi karena COVID-19.

Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini mengatakan untuk skema restrukturisasi, BNI menggunakan beberapa skenario yang meliputi penjadwalan ulang pokok, penundaan pembayaran bunga, serta penurunan suku bunga.

"Pelaku usaha membutuhkan waktu untuk pulih dari dampak pandemi COVID-19. Tanpa restrukturisasi kredit, pengusaha tentunya akan berat menyangga permodalannya. BNI berharap debitur yang telah memanfaatkan restrukturisasi ini untuk tetap survive," ungkap Novita dalam keterangan tertulis, Jumat (29/1/2021).

Selain mendukung program restrukturisasi kredit untuk menekan dampak COVID 19, BNI juga bersama bank HIMBARA serta beberapa Bank Pembangunan Daerah (BPD) berperan aktif dalam program PEN pada tahun 2020 lalu. Akumulasi Penempatan Dana Pemerintah dalam rangka PEN pada 2 tahap di BNI sebesar Rp 7,5 triliun.

Dari target penyaluran kredit dalam rangka PEN, BNI telah merealisasikan penyaluran kredit sebanyak Rp 28 triliun atau setara 3,7 kali dana PEN, di atas target Rp 22,5 triliun. Fokus BNI menyalurkan kredit ke segmen UMKM Rp 24,26 triliun atau 86,64% total penyaluran kredit dalam rangka program PEN.

Di tahun 2021, BNI pun telah menetapkan strategi untuk menjadikan BNI sebagai Lembaga Keuangan Yang Unggul dalam Layanan dan Kinerja secara Berkelanjutan. BNI juga telah menggulirkan Transformasi BNI yang secara resmi dimulai pada 27 Januari 2021.

Langkah - langkah transformasi yang disiapkan BNI akan memastikan perseroan tetap mampu tumbuh secara berkelanjutan.

BNI juga berinisiatif melakukan transformasi sebagai upaya akselerasi peningkatan kinerja keuangan secara berkelanjutan, serta menyempurnakan rencana jangka panjang BNI. Program Transformasi BNI ini berbasiskan value BNI RACE, yaitu Risk Culture, Agile, Collaboration, dan Execution Oriented.

(ega/hns)