ADVERTISEMENT

Mengulas Pasar Muamalah yang Viral karena Pakai Dinar-Dirham

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 01 Feb 2021 05:30 WIB
Pasar Muamalah yang berada di kawasan Depok ramai jadi perbincangan di media sosial. Dalam informasi itu disebutkan pasar ini tidak menggunakan mata uang Rupiah sebagai alat pembayaran, melainkan menggunakan mata uang Dinar dan Dirham.
Ilustrasi/Foto: 20detik

Zaim menjelaskan bahwa Pasar Muamalah tak hanya di Depok. Beberapa kota lain juga ada pasar serupa, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

"Depok, Bogor, Jakarta, Tangerang, Medan, Bandar Lampung, Jogja, Bantul, Banyuwangi, Dll (dan lain-lain)," kata dia.

Dia menyebutkan jumlahnya kurang lebih ada sekitar 20-25 tempat. Pasar-pasar Muamalah yang konon transaksinya pakai dinar tersebut dibangun swadaya masyarakat setempat.

Dirinya pun memaparkan latar belakang dibentuknya Pasar Muamalah sebagai upaya untuk menghidupkan perekonomian rakyat.

"Jadi prinsip pertama dari Pasar Muamalah itu pasarnya sendiri adalah tidak ada sewa, jadi semua tempatnya adalah lapangan terbuka, tidak ada yang mengklaim, tidak ada yang memiliki kecuali digunakan ya. Jadi yang paling betul itu adalah tanah-tanah wakaf. Nah, kalau di sini belum menjadi tanah wakaf tapi dipinjamkan untuk dipakai oleh para pedagang," ujarnya.

Di Pasar Muamalah, dijelaskannya pedagang bebas untuk keluar-masuk, dan siapa saja boleh berdagang di sini, tidak ada urusan dengan agama, politik, aliran ormas dan sebagainya.

Tujuan lain dari diadakannya Pasar Muamalah ini, lanjut dia untuk memfasilitasi para penerima sedekah/zakat yang menerima bantuan dalam bentuk koin dirham untuk ditukarkan dengan barang.

"Orang diberikan zakat berupa koin 1 perak atau satu dirham, karena satuannya adalah dirham atau 2,97 gram, yang dibawa ke sini eh ketemu sembako, dia tukarkan sembako, ketemu madu dia tukarkan madu. Apapun yang dia perlukan itu ditukarkan dengan koin perak, koin emas dan yang lain-lain terserah," tambahnya.


(toy/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT