RI Takkan Memaksakan Diri Lunasi Utang ke IMF
Kamis, 09 Feb 2006 17:11 WIB
Jakarta - Pemerintah tidak akan memaksakan diri untuk mempercepat pembayaran utang kepada Dana Moneter Internasional (IMF). "Kalau bisa dipercepat ya dipercepat. Kalau nggak ada uang ya, jangan dipaksakan," ujar Menko Perekonomian Boediono usai rapat dengan Pansus Tanker Pertamina di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/2/2006).Boediono menambahkan, meski dana yang tersedia tidak cukup untuk segera melunasi utang Indonesia, maka bila dicicil sesuai dengan waktunya pun sudah baik. Mantan Menkeu ini enggan berkomentar apakah kondisi keuangan saat ini sudah cukup memadai. "Tunggu saja announce dari Ibu Ani (Menkeu Sri Mulyani)," ujar Boediono.Sebelumnya, sejumlah negara Amerika Latin seperti Brasil dan Argentina sudah melunasi utangnya ke IMF.Menkeu Sri Mulyani juga mengatakan, Pemerintah berupaya untuk mempercepat pelunasan utang kepada IMF yang mencapai US$ 8 miliar.
(qom/)











































