Biar Tak Ketinggalan, Bank Daerah Wajib Transformasi Digital

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 12 Feb 2021 20:11 WIB
Seorang mahasiswa tengah melakukan transaksi penarikan uang tunai dengan nominal Rp20.000,- di ATM Bank DKI di Universitas Pamulang, Tangerang Selatan (6/2/2020)
Foto: dok. Bank DKI
Jakarta -

Perbankan mesti bertransformasi menuju layanan digital supaya tidak tertinggal. Hal itu berlaku juga untuk Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Dalam keterangannya, Jumat (12/2/2021), sebagai bagian tranformasi Bank DKI menghadirkan berbagai fitur baru lewat aplikasi yang dikembangkan yakni JakOne Mobile. Salah satu kemudahan yang dinikmati nasabahnya ialah membuka deposito secara online serta tarik tunai tanpa kartu di ATM Bank DKI.

Lewat aplikasi JakOne Mobile, pengguna juga dengan mudah melakukan transaksi non tunai melalui CPM (Customer Presented Mode), di mana pengguna hanya perlu menunjukkan QRIS dari JakOne Mobile kepada merchant untuk bertransaksi.

Dari sisi peningkatan kualitas sumber daya manusia, Bank DKI juga menyediakan fasilitas learning center yang diharapkan melahirkan bankir andal dalam melayani nasabah.

Lebih lanjut, Bank DKI sendiri baru menerima Satisfaction, Loyalty, and Engagement (SLE) Award 2021 dari majalah Infobank dan Marketing Research Indonesia. Bank DKI telah meraih peringkat teratas dalam survei bertajuk Satisfaction, Loyalty & Engagement (SLE) 2021 untuk kelompok Bank Pembangunan Daerah.

"Mewakili segenap manajemen Bank DKI, kami menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi penghargaan yang telah diberikan terutama kepada para nasabah dan mitra kerja Bank DKI atas kepercayaannya kepada produk dan layanan kami," kata Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini.

Sebagai tambahan, Bank DKI juga memiliki produk e-money berbasis kartu, yakni JakCard dan JakLingko yang sudah digunakan sebagai e-ticketing untuk moda transportasi seperti Transjakarta, MRT dan LRT.

(acd/zlf)