Sejarah ATM

Bank Mana yang Pertama Kali Sediakan ATM di Indonesia?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Minggu, 21 Feb 2021 12:00 WIB
ELMONT, NY - JUNE 07: during the Belmont Stakes at Belmont Park on June 7, 2014 in Elmont, New York.  (Photo by Mike Ehrmann/Getty Images)
Foto: Mike Ehrmann/Getty Images
Jakarta -

Mesin ATM di Indonesia saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat yang tak mau repot pergi ke bank bila mau menarik tunai. Setiap tanggal gajian mesin ATM selalu ramai didatangi oleh nasabah untuk bertransaksi.

Rasanya hampir semua bank umum dan bank syariah di Indonesia memiliki mesin ATM demi memberikan layanan terbaik untuk para nasabahnya.

Tapi tahukah detikers siapa bank pertama di Indonesia yang punya mesin ATM? Jawabannya: Bank Niaga!

Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk Lani Darmawan menceritakan jika mesin ATM yang pertama di Indonesia diperkenalkan oleh Bank Niaga.

"Saat itu tahun 1987 dan Bank Niaga pertama kali menempatkan mesin ATM di kantor pusat operasional Bank Niaga, Jalan Gajah Mada, DKI Jakarta," kata dia kepada detikcom, Minggu (20/2/2021). Selain itu mesin ATM ini juga ditempatkan di beberapa kantor cabang.

Dia menyebutkan saat itu mesin ATM pertama kali diperkenalkan dan dikembangkan karena tingginya kebutuhan masyarakat terkait transaksi selain di kantor cabang Bank.

"Saat itu Bank Niaga sudah mulai menerapkan sistem perbankan online. Pecahan yang ada di mesin ATM pertama itu adalah Rp 10.000," ujarnya.

Menurut Lani, kala itu masyarakat masih takut dan khawatir menggunakan mesin ATM yang dikeluarkan oleh Bank Niaga. Masih banyak keraguan untuk bertransaksi di mesin tersebut.

Akan tetapi dengan melakukan edukasi baik ke internal staf Bank Niaga dan nasabah. Lambat laun muncul kepercayaan dalam menggunakan mesin ATM sebagai alternatif melakukan transaksi perbankan.

Lani mengungkapkan saat ini CIMB Niaga telah memiliki 4.316 mesin ATM, 133 mesin setor tunai dan 801 mesin Tarik Setor Tunai.

Evolusi mesin ATM milik Bank Niaga juga sudah terjadi besar-besaran. Lani menyebutkan hal ini dilakukan demi memudahkan nasabah dalam bertransaksi.

Antara lain transaksi Rekening Ponsel, di mana nasabah Rekening Ponsel CIMB Niaga dapat melakukan transaksi tarik tunai dengan menggunakan kupon. Selain itu transaksi tanpa kartu, nasabah CIMB Niaga bisa melakukan transaksi tanpa kartu melalui aplikasi Octo Mobile.

Dia menambahkan CIMB Niaga meluncurkan konsep baru transaksi ATM melalui Drive Thru dengan lebih nyaman dan memiliki fitur unik seperti ketinggian mesin ATM yang dapat disesuaikan dengan posisi ketinggian nasabah (height adjustment).

Selain itu juga tersedia fasilitas tambahan seperti vending machine yang dapat digunakan nasabah setelah melakukan transaksi di mesin ATM untuk membeli makanan dan minuman kemasan dan juga kebutuhan perjalanan seperti masker kesehatan.

Dari data Bank Indonesia (BI) dikutip dari Statistik Alat Pembayaran Dengan Menggunakan Kartu (APMK) periode 2020 jumlah mesin ATM tercatat 104.654 unit. Angka ini memang terus menurun jika dibandingkan dengan periode 2017 yang sebanyak 106.901.

(kil/zlf)