Mobil Terendam Banjir, Ini Caranya Biar Bisa Klaim Asuransi

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 21 Feb 2021 21:59 WIB
Mobil Innova tenggelam di terowongan viaduk Gubeng
Mobil Terendam Banjir (Foto: Budi Sugiharto)
Jakarta -

Banjir kembali melanda beberapa daerah. Kerugian finansial pun tak bisa dihindari, harta benda seperti kendaraan mobil seolah dibiarkan terendam.

Bagi mobil yang sudah diasuransikan, bagaimana cara klaimnya untuk perbaikan kendaraan? Dihubungi detikcom, Minggu (21/2/2021), Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Dody Dalimunthe membeberkannya:

1. Pastikan Asuransi Menjamin Perluasan Risiko Banjir

Pihak asuransi bakal mengganti kerugian akibat banjir asalkan saat di polis asuransi sudah termasuk perluasan jaminan. Dikutip dari laman Gardaoto, asuransi kendaraan bermotor dibagi berdasarkan dua jenis, asuransi all-risk (comprehensive) dan Total Loss Only (TLO).

Untuk asuransi mobil all-risk, secara pertanggungjawaban, pihak perusahaan akan membayar klaim untuk segala jenis kerusakan, berlaku untuk kerusakan ringan, rusak berat, hingga kehilangan dalam kecelakaan lalu lintas.

Berbeda dengan asuransi all risk, asuransi Total Loss Only (TLO), hanya menjamin risiko akibat pencurian dan kerusakan jika biaya perbaikan diperkirakan sama dengan atau melebihi 75% dari harga kendaraan sesaat sebelum kerugian.

Asuransi TLO dipilih karena harga premi yang relatif lebih murah daripada premi asuransi all risk. Meski lebih murah, Anda tidak bisa mengklaim asuransi TLO jika kerusakan yang dialami kurang dari 75%. Bahkan jika mobil Anda hanya lecet sedikit pun, asuransi tidak bisa diklaim.

2. Jangan Menyalakan Kendaraan

Apabila mobil sudah dalam posisi terendam banjir, jangan langsung menyalakan mesin. Mesin terendam banjir jika dinyalakan bisa mengakibatkan korsleting pada aki atau baterai. Selain itu, air banjir yang masuk ke dalam mesin dapat merusak komponen yang ada di dalamnya.

"Jangan memaksakan menyalakan atau mengendarai mobil yang mesinnya kemasukan air karena banjir," kata Dody.

3. Hubungi Perusahaan Asuransi

Sebaiknya menghubungi bengkel resmi untuk mengecek kendaraan yang terendam banjir. Atau pelanggan disarankan untuk menghubungi perusahaan asuransi penerbit polis untuk mendapatkan arahan lebih lanjut terkait proses klaim perbaikan mobil yang terendam banjir.

"Jika sudah sesuai, maka bisa menghubungi perusahaan asuransi penerbit polis untuk mendapatkan petunjuk proses selanjutnya," ucap Dody.



Simak Video "Diguyur Hujan Deras Jakarta (Masih) Banjir"
[Gambas:Video 20detik]
(aid/dna)