3 Tantangan Dirut Baru BPJS Ketenagakerjaan

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 22 Feb 2021 14:58 WIB
KPK memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2020. BPJS Ketenagakerjaan meraih penghargaan dalam ajang tersebut.
Foto: Istimewa
Jakarta -

Anggoro Eko Cahyo telah resmi menduduki kursi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan. Anggoro berjanji akan meningkatkan pelayanan hingga manfaat untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Usai dilantik Presiden Joko Widodo, Anggoro menilai jabatan tersebut merupakan amanah besar untuk mengelola dana yang juga besar.

"Tentu saja untuk amanah yang diberikan, kami akan jalankan tugas yang diberikan ini dengan integritas yang tinggi, dengan tata kelola yang baik dan tentu saja kita harus inovatif," ucapnya dilansir dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (22/2/2021).

Untuk mengembang tugas tersebut, Anggoro mengaku akan melakukan digitalisasi jaminan sosial. Jurus itu dipilih untuk menghadapi 3 tantangan di BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami punya 3 tantangan utama, pertama peningkatan cakupan peserta, kedua peningkatan layanan dan manfaat bagi pekerja dan ketiga adalah optimalisasi investasi dana karena itu semua akan balik kepada peserta," terangnya.

Terakhir, lanjut Anggoro, timnya akan memperbaiki kolaborasi dengan kementerian dan lembaga lainya. Sebab dia menilai BPJS Ketenagakerjaan tidak bisa kerja sendiri dan harus menjalankan komunikasi dan koordinasi yang baik.

"Ini yang akan kami (BPJS Ketenagakerjaan) lakukan ke depan, kami mohon doa dan supportnya semoga kami dapat menjalankan dengan amanah dan inovatif," tutupnya.

(das/fdl)