Tesla Diramal Sudah Untung Rp 14 T dari Bitcoin

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 22 Feb 2021 19:45 WIB
CEO Tesla Elon Musk melanggar aturan lockdown dengan membuka kembali pabrik Tesla di Fremont, California, AS. Area parkir pabrik Tesla yang penuh dengan mobil baru.
Foto: AP Photo/Ben Margot
Jakarta -

Tesla diramal atau diprediksi mendapat untung senilai US$ 1 miliar atau setara Rp 14 triliun (kurs Rp 14.000/US$) dari Bitcoin. Hal ini diungkapkan Dan Ives, seorang analis ekuitas di Wedbush Securities.

Dia mengatakan, prediksi keuntungan perusahaan milik Elon Musk melihat dari pergerakan bitcoin yang belakangan ini meningkat signifikan.

"Berdasarkan perhitungan kami, kami memperkirakan bahwa Tesla sejauh ini telah menghasilkan keuntungan sekitar US$ 1 miliar selama sebulan terakhir dari investasi bitcoinnya," tulis Ives dalam sebuah catatan yang diterbitkan Sabtu.

"Perusahaan berada di jalur untuk menghasilkan keuntungan lebih banyak dari investasi bitcoin daripada keuntungan dari menjual EV-nya di seluruh tahun 2020," tambahnya seperti yang dikutip dari Market Business Insider, Senin (22/2/2021).

Awal bulan ini, perusahaan pembuat mobil listrik ini telah memborong bitcoin kurang lebih US$ 1,5 miliar. Harga mata uang kripto ini sudah naik hampir 72%. Saat ini, harga bitcoin tembus US$ 57.000 per keping dan menjadi tertinggi sepanjang sejarah.

Sementara Tesla membeli bitcoin ketika harga masih berada di kisaran US$ 30.000 hingga US$ 40.000 pada Januari 2021.

"Investasi bitcoin adalah sampingan untuk Tesla, ini jelas merupakan investasi awal yang baik dan kami perkirakan tren yang berdampak pada perusahaan publik lainnya selama 12 hingga 18 bulan ke depan," kata Ives dalam catatannya.

(hek/eds)