ATMR Diperlonggar, BRI Yakin CAR Capai 20,66 Persen
Kamis, 16 Feb 2006 16:15 WIB
Jakarta - Dengan penurunan Aset Tertimbang Menurut Resiko (ATMR) yang ditetapkan BI dalam PBI 8/2006 BRI menargetkan peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) sekitar 20 persen di tahun ini. BRI juga menargetkan rasio kecukupan modal (CAR) ikut meningkat dengan penurunan ATMR tersebut. "Dengan penurunan ATMR, CAR kita akan meningkat 4,5 persen menjadi 20,66 persen," kata Direktur Utama BRI Sofyan Basir usai silaturahmi dengan media di gedung BRI, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (16/2/2006). Peningkatan CAR tersebut terkait dengan penurunan provisi seiring penurunan ATMR. Selain itu, tahun ini BRI juga menargetkan LDR mencapai 90 persen. Sofyan juga berharap mumpung AMTR diturunkan pembagian dividen untuk pemerintah bisa diturunkan menjadi 30 persen. "Sisanya untuk mengembangkan usaha equity, kalau usaha berkembang, kan bisa ekspansi. Kredit bisa lebih luas karena kesiapan modal. Tapi tadi kan udah kita sampaikan, karena ATMR diturunkan menyebabkan BRI leluasa ekspansi," jelas Sofyan. Dalam kesempatan yang sama, Sofyan juga menyatakan BRI siap menyerap dana nganggur pemerintah. Menurutnya dana pengalihan tersebut merupakan dana murah yang akan semakin mendorong fungsi intermediasi perbankan. Dana tersebut menurutnya kan disalurkan dalam bentuk kredit. "Menurut saya itu betul2 menggelindingkan fungsi intermediasi perbankan karena sumber dana besar. mau tidak mau kan kita akan melepas dana tersebut dalam bentuk kredit," ujar Sofyan.
(qom/)











































