Erick Thohir Bicara Dampak Lahirnya Bank Jago, Apa Katanya?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 05 Mar 2021 20:40 WIB
Ilustrasi Erick Thohir
Foto: Ilustrasi Menteri BUMN Erick Thohir (Fuad Hasim/detikcom)
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir menyoroti digitalisasi pada industri keuangan. Hal tersebut seperti kemunculan PT Bank Jago Tbk.

Menurut Erick, kemunculan bank digital akan mendorong pembiayaan yang lebih murah. Namun di sisi lain, ke depannya banyak bank juga akan menutup kantor-kantor cabangnya.

"Dengan sekarang banyaknya digitalisasi fintech, kemarin baru lahir Bank Jago bank digital, apa yang akan terjadi? Yes pembiayaan makin murah, tetapi konsekuensinya banyak bank cabang-cabangnya akan tutup," ujarnya dalam acara Rapat Kerja Nasional HIPMI 2021, Jumat (5/3/2021).

Hal itu juga akan berdampak pada industri properti. Sebab, perbankan tak perlu kantor cabang.

"Hubungannya apa kalau bisnis properti tadinya punya gedung disewa bank bisa-bisa nanti 10 tahun ke depan nggak disewa lagi sama banknya karena banknya tidak perlu outlet tidak perlu cabang," kata Erick Thohir.

Erick Thohir juga bercerita soal mobil listrik. Dia bilang, sebanyak 80% mobil listrik akan mengisi ulang daya di rumah. Dengan begitu, ia menilai bisnis pom bensin akan tenggelam ke depannya.

"Contoh kita bicara EV battery itu nanti kalau jadi mobil listrik 80% mobilnya charging-nya di rumah berarti apa? Bisnis pom bensin akan sunset, ini bukan nakut-nakutin karena perubahan ini akan terjadi," ujarnya.

(acd/hns)