Prancis Lelang Rp 487 M Bitcoin Hasil Sitaan

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 18 Mar 2021 22:15 WIB
VANCOUVER, BC - OCTOBER 29: Gabriel Scheare uses the worlds first bitcoin ATM on October 29, 2013 at Waves Coffee House in Vancouver, British Columbia. Scheare said he just felt like being part of history. The ATM, named Robocoin, allows users to buy or sell the digital currency known as bitcoins. Once only used for black market sales on the internet, bitcoins are starting to be accepted at a growing number of businesses. (Photo by David Ryder/Getty Images)
Ilustrasi Bitcoin (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Pemerintah Prancis melelang Bitcoin hasil sitaan pengadilan dari peretas platform cryptocurrency yang berbasis di London, GateHub. Badan Prancis untuk Manajemen dan Pemulihan Aset yang Disita (AGRASC) mengungkap bahwa Pemerintah Prancis melelang 611 Bitcoin yang disita dari para pelaku peretasan.

Bila dihitung dengan harga saat ini, pemerintah Prancis bisa mengantongi lebih dari US$ 34,8 juta setara Rp 487,2 miliar (kurs Rp 14.000/US$) dari hasil lelang itu.

Dikutip dari Yahoo Finance, Kamis (18/3/2021) proses lelang Bitcoin itu dilakukan oleh rumah lelang Kapandji Morhange per 17 Maret kemarin. Dari total Bitcoin yang dilelang, 610 di antaranya sesuai dengan apa yang disita oleh pengadilan selama penyelidikan peretasan GateHub.

Sampai saat ini, para terduga peretas itu belum diberi hukuman. Jika mereka dibebaskan dari semua tuduhan, mereka akan menerima semua hasil penjualan Bitcoin yang direncanakan pemerintah Prancis.

Peretasan GateHub yang terjadi pada Juli 2019, melibatkan penjahat dunia maya yang mendapatkan akses ke akun pelanggan di platform cryptocurrency.

Dua dari individu yang terkait dengan kejahatan tersebut adalah Nassim B dan Gabriel KAB, juga dikenal dengan nama online Prosox dan Kurois'h, yang juga pernah dinyatakan bersalah karena meretas video Despacito di Youtube pada tahun 2018 lalu.



Simak Video "Amankah Jual Beli BitCoin?"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)