Pendapatan Naik, Laba Bersih BII Turun 12%

Pendapatan Naik, Laba Bersih BII Turun 12%

- detikFinance
Jumat, 03 Mar 2006 11:36 WIB
Jakarta - Pendapatan bunga PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) tahun 2005 mencatat kenaikan 50% menjadi Rp 4,44 triliun. Sedangkan pendapatan bunga bersih naik 42 persen menjadi Rp 2,34 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp 1,65 triliun.Namun kenaikan pendapatan bunga tersebut tidak diiringi kenaikan laba bersih. Tahun 2005, BII mencatat laba bersih Rp 725 miliar, turun 12 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 822 miliar.Tapi jika keuntungan penjualan surat berharga sebesar Rp 340 miliar tidak diperhitungkan pada 2004, maka laba bersih 2005 yang berasal dari bisnis inti meningkat 51 persen.Demikian diungkapkan oleh Presiden Direktur BII Henry Ho dalam siaran pers, Jumat (3/3/3006). Kredit BII tahun 2005 tetap bisa naik 68 persen menjadi Rp 22,1 triliun, meski tahun lalu kondisi pasar tidak menguntungkan akibat tingginya inflasi dan suku bunga. Tingginya pertumbuhan kredit ini menjadi motor kenaikan pendapatan bunga. Jumlah dana pihak ketiga (DPK) naik 25 persen menjadi Rp 36,91 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp 29,64 triliun. DPK ini terdiri dari deposito 59 persen, giro 27 persen dan tabungan 14 persen.Total aset BII tahun 2005 mencapai Rp 49,02 triliun naik 36 persen dibanding tahun sebelumnya Rp 47,332 triliun.Rasio dana pihak ketiga terhadap kredit atau loan to deposit ratio (LDR) sebesar 55,30 persen, naik dari tahun sebelumnya 43,62 perseb, pada tahun sebelumnya. Sedangkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross turun dari 4,01 persen menjadi 2,88 persen. NPL net sebesar 2,092 persen dibanding tahun lalu 2,77 persen.Rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) dengan memperhitungkan risiko kredit 22,41 persen dan yang memperhitungkan risiko kredit dan pasar 21,74 persen.Pemegang saham BII per 31 Desember adalah Sorak Financial Holdings Pte Ltd 56,78 persen, Perusahaan Pengelola Aset (PPA) 5,52 persen, Aranda Investment (Mauritius) Pte Ltd 6,14 persen dan publik 31,56 persen. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads