BI Gantikan Sistem Kliring dengan Fast Payment, Apa Itu?

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 05 Apr 2021 10:25 WIB
Logo Bank Indonesia
Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mau meluncurkan fast payment sistem untuk segmen pembayaran ritel pada tahun 2021. Peluncuran ini juga nantinya akan menggantikan sistem kliring BI.

Hal ini diungkapkan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dalam acara pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) secara virtual, Senin (5/4/2021).

"BI akan juga luncurkan fast payment tahun ini, 24/7 real time untuk ritel payment untuk gantikan sistem kliring BI," kata Perry.

Fast Payment merupakan platform yang akan menciptakan sistem pembayaran semakin efisien. Fast payment juga akan menggantikan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dan masuk dalam program yang dicanangkan Bank Sentral untuk mempercepat digitalisasi bidang ekonomi dan keuangan tanah air.

"Insyaallah ini mempercepat penyelesaian transaksi di bidang digital. Kami juga bersama industri perbankan, asosiasi mendorong digitalisasi perbankan. Bagaimana digitalisasi perbankan tersambungkan e-commerce, marketplace dengan standarisasi," ungkapnya.

Perry berharap Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia mampu meningkatkan kinerja perdagangan e-commerce mencapai Rp 337 triliun atau tumbuh 33%. Selanjutnya, uang elektronik diharapkan naik menjadi Rp 266 triliun atau tumbuh 32% pada 2021.

Tidak hanya itu, digital banking, dikatakan Perry juga diperkirakan naik dari Rp 27.000 triliun menjadi Rp 32.200 triliun atau tumbuh 19%.

"BI berkomitmen mendukung upaya-upaya bersama dalam akselerasi digitalisasi ekonomi keuangan," ungkapnya.

Simak juga 'PPKM Mulai Tunjukkan Hasil, Sandiaga Optimis Kebangkitan Pariwisata':

[Gambas:Video 20detik]



(hek/eds)