Hary Tanoe Ikut Genjot Bank Digital, Bikin Kartu Kredit Sekali Klik

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 08 Apr 2021 16:00 WIB
Hary Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe adalah seorang pengusaha dan tokoh politik asal Indonesia. Hary adalah pemilik dari MNC Group. Di bidang politik, dia merupakan pendiri dan Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Partai Perindo). Reno/detikcom.
Hary Tanoesoedibjo/Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan jika layanan digital di perbankan sangat dibutuhkan oleh nasabah agar lebih nyaman saat bertransaksi. Saat ini sudah ada beberapa bank yang bertransformasi ke digital agar lebih efisien dan memberikan layanan yang cepat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana mengungkapkan saat ini banyak bank besar yang memberikan layanan digital yang maksimal. Menurut Heru hal ini memang harus dilakukan agar bank tidak ditinggalkan oleh nasabah.

"(Digital) membuat bank lebih efisien, jumlah bank kita sudah cukup banyak melayani masyarakat," kata Heru dalam acara VIP Forum CNBC, Kamis (8/4/2021).

Salah satunya, PT Bank MNC Internasional (Tbk) atau MNC Bank saat ini sedang mengajukan izin digital on boarding aplikasi Motion di OJK. Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo memaparkan tahap-tahap yang akan mendorong MNC Bank menjadi bank digital terdepan, yaitu pertama, untuk digital on boarding, awalnya akan fokus di saving account/Tabungan Motion.

Menurut dia, setelah on boarding tabungan, langkah berikutnya digital on boarding, yaitu Online Credit Card untuk jenis kartu kredit Visa yang akan masuk ke Motion, di mana proses registrasi hingga approval kartu kredit sampai dengan pembayaran juga ada di dalam Motion.

Dia menambahkan karena semua dapat dilakukan online, Motion akan memaksimalkan user base MNC Group, termasuk pelanggan Pay TV MNC Group yang saat ini di atas 8 juta.

Pada akhir tahun 2021, pelanggan Pay TV MNC Group diperkirakan di atas 10 juta, selanjutnya diproyeksikan naik menjadi 13 juta pada 2022 dan 16 juta pada 2023.

Selanjutnya
Halaman
1 2