Rupiah Masih Dipayungi Sentimen Global Bond
Senin, 06 Mar 2006 09:41 WIB
Jakarta -
Rupiah masih akan terdorong untuk menguat dihembus oleh angin positif suksesnya penerbitan obligasi internasional atau global bond pemerintah Indonesia. Pada awal perdagangan Senin (6/3/2006), rupiah dibuka stabil pada level 9.185/9.195 per dolar AS. Sementara pada perdagangan akhir pekan lalu, rupiah jalan di tempat pada 9.185 per dolar AS.Namun sejumlah analis juga menilai posisi rupiah kini sudah over valued dan sangat rentan terhadap aksi profit taking. BI sendiri diperkirakan juga akan berupaya mengendalikan rupiah agar penguatannya tidak terlalu drastis. Dengan demikian rupiah diprediksi akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Dana dari penerbitan global bond sebesar US$ 2 miliar diperkirakan akan masuk pada pekan ini, dengan tanggal setelmen pada 9 Maret. Dana itu setidaknya akan memperkuat cadangan devisa Indonesia menjadi sekitar US$ 37 miliar.
(qom/)










































