Citi Tutup Bisnis Ritel, Begini Nasib Pemegang Kartu Kredit

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 16 Apr 2021 11:37 WIB
CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi memberikan paparan kinerja keuangan Citibank N.A., Indonesia periode tahun 2018 di Jakarta, Jumat (29/3). Citibank N.A., Indonesia membukukan laba bersih sebesar Rp 2 triliun dari pendapatan bunga bersih sebesar Rp 4.3 trilliun. Portofolio kredit di akhir kuartal keempat meningkat 26% year-on-year menjadi Rp 49,9 triliun.
CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi/Foto: dok. Citi Indonesia
Jakarta -

Citigroup mengumumkan tahun ini akan fokus menjalankan bisnis Global Consumer Bank di Asia dan EMEA di empat global wealth center dan keluar dari bisnis consumer banking di 13 negara, termasuk Indonesia.

CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi mengungkapkan hal ini juga mencakup bisnis kartu kredit Citi di Indonesia. Namun Batara memastikan jika tak ada perubahan seketika pada cara Citi melayani nasabah.

"Iya betul (termasuk kartu kredit) tapi tidak ada perubahan Citi dalam melayani nasabah perbankan ritel maupun kartu kredit di Indonesia sebagai hasil dari pengumuman ini," kata Batara dalam keterangannya, Jumat (16/4/2021).

Dia menyebutkan Citi Indonesia berkomitmen untuk memastikan bahwa nasabah dapat terus menerima layanan terbaik dan Citi akan terus beroperasi seperti biasa.

"Kami telah berada di Indonesia sejak tahun 1968 dengan tim yang penuh dedikasi dan basis klien yang kuat yang telah berkontribusi pada kesuksesan kami," kata Batara.

Dia mengungkapkan saat ini Citi melayani 90% dari 20 perusahaan terbesar di Indonesia dan pada tahun lalu Citi Indonesia mengumpulkan dana sebesar lebih dari US$ 10 miliar untuk para klien di Indonesia.

"Untuk saat ini, kami akan terus melayani klien dan nasabah kami dengan penuh perhatian, empati, dan dedikasi yang sama seperti yang kami lakukan selama ini," jelas dia.

(kil/ara)