BI Mau Bentuk Holding Bisnis Pesantren, Apa Itu?

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 21 Apr 2021 12:46 WIB
Logo Bank Indonesia
Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) akan membentuk holding himpunan ekonomi bisnis pesantren (Hebitren). Hal itu bertujuan untuk memberdayakan aktivitas ekonomi syariah di lingkup pesantren.

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti mengatakan holding tersebut merupakan gabungan unit usaha dalam bentuk koperasi dari banyak pesantren di wilayah yang berdekatan.

"Aktivitas ekonomi di pesantren sebenarnya sudah dimulai lama, tapi belum optimal. Oleh karena itu dari kami berdayakan pesantren dengan pembentukan Hebitren, menjadi prioritas untuk dikembangkan ke depannya," kata Destry dalam seminar nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah secara virtual, Rabu (21/4/2021).

Upaya pembentukan Hebitren dinilai sejalan dengan langkah BI untuk memperkuat implementasi kebijakan peningkatan korporatisasi dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), termasuk unit usaha syariah di pesantren.

"Dengan pembentukan holding ini bukan saja aktivitas ekonomi pesantren menjadi semakin besar, tapi juga punya bargaining power yang kuat, khususnya dalam penentuan harga," ungkap Destry.

Destry berharap melalui holding tersebut akan meningkatkan akses keuangan dan pembiayaan, termasuk peningkatan akses pasar dan tata kelola di pesantren.

"Holding pesantren diharapkan dapat berkontribusi aktif melalui pengembangan usaha syariah dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi," ujar Destry.

Berdasarkan datanya, ada 27.722 pesantren dan 4 juta santri yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal ini membuatnya yakin pesantren dapat menjadi kekuatan strategis dan pemain kunci dalam industri halal guna mendukung perekonomian nasional.

"Pesantren menjadi kekuatan yang strategis untuk menjadi pemain kunci industri halal untuk mendukung perekonomian nasional," tuturnya.

(aid/eds)