Restrukturisasi Jiwasraya Rampung Mei, Polis Nasabah Dialihkan ke Sini

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 28 Apr 2021 14:25 WIB
Kantor Pusat Jiwasraya
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta -

Penyelamatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) melalui restrukturisasi pemegang polis masih berjalan sampai saat ini. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengklaim hingga saat ini semua prosesnya berjalan dengan lancar dan ditargetkan selesai pada 31 Mei 2021.

"Saat ini proses restrukturisasi polis asuransi Jiwasraya terus dilakukan. Secara keseluruhan dapat kami saksikan bahwa restrukturisasi polis asuransi Jiwasraya berjalan lancar dan ditargetkan akan selesai akhir Mei 2021," kata Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dalam webinar Indonesia Financial Group (IFG) Progress Launching, Rabu (28/4/2021).

Pria yang akrab disapa Tiko itu mengatakan Jiwasraya tidak akan beroperasi lagi menjadi perusahaan asuransi. Polis yang direstrukturisasi beserta aset yang berstatus clear and clean akan dipindahkan ke IFG Life yang menjadi holding BUMN asuransi dan membawahi 9 BUMN yang bergerak di industri jasa keuangan non bank.

"Bagi pemegang polis yang setuju dengan restrukturisasi, maka polis akan dialihkan atau ditransfer ke IFG life untuk dilanjutkan pelayanan, pertanggungan, dan pembayaran manfaatnya," tuturnya.

Jiwasraya nantinya hanya beroperasi untuk menampung polis yang tidak setuju direstrukturisasi. Jiwasraya akan melakukan pengalihan seluruh polis asuransi yang telah direstrukturisasi termasuk utang klaim beserta aset pendukungnya.

"Selanjutnya Jiwasraya tidak akan beroperasi sebagai perusahaan asuransi jiwa lagi ke depannya. Jiwasraya akan beroperasi sebagai perseroan terbatas untuk menyelesaikan utang dengan dukungan sisa aset kepada polis-polis yang tidak setuju untuk direstrukturisasi dan dipindahkan kepada IFG life," katanya.

Berdasarkan data per 27 April 2021, pemegang polis bancassurance yang ikut dalam restrukturisasi mencapai 93% atau 16.192 polis. Sementara itu, pemegang polis korporasi yang ikut restrukturisasi mencapai 80,1% atau 1.638 polis. Di sisi lain, pemegang polis ritel sudah mencapai 74,8% atau 134.232 polis.

Tonton juga Video: Moeldoko Siap Fasilitasi Korban Jiwasraya Bertemu Kementerian BUMN

[Gambas:Video 20detik]



(aid/ara)