'Tabungan' RI Tambah US$ 2 M
Jumat, 10 Mar 2006 14:17 WIB
Jakarta -
Cadangan devisa Indonesia bertambah gemuk sekitar US$ 2,157 miliar. Dana itu masuk dari hasil penerbitan obligasi internasional alias global bond.Hingga Februari lalu, posisi cadangan devisa Indonesia masih US$ 36,7 miliar. Namun setelah masuknya dana dari global bond, kini posisi cadangan devisa Indonesia per 10 Maret 2006 adalah US$ 38,857 miliar."Sebelumnya, cadangan yang ada US$ 36,7 miliar, kemudian ditambah dana yang masuk dari global bond yang masih tanggal 9 Maret sebesar 2,157 miliar," ujar Deputi Gubernur BI Aslim Tadjudin di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (10/3/2006).Pemerintah sukses menerbitkan dua seri obligasi internasional sejumlah US$ 2 miliar. Namun menghasilkan dana US$ 2,157 miliar karena satu seri obligasi, yakni Indo-35 dijual pada harga premium.Seperti diketahui, dalam penerbitan global bond yang mengalami kelebihan permintaan hingga 4 kali lipat, harga pada saat penerbitan untuk Indo-17 adalah 99,052 persen dan 113,454 persen untuk Indo-35.
(qom/)










































