Terlilit Utang Kartu Kredit? Urus Sendiri Aja, Nggak Perlu Jasa Pelunas!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 17 Mei 2021 14:50 WIB
Pembayaran non tunai dengan kartu VISA MasterCard
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Penawaran jasa pelunasan kartu kredit oleh pihak ketiga masih ramai. Mulai dari penawaran melalui media sosial, SMS sampai WhatsApp.

Sebenarnya, jika memang mengalami masalah dalam pembayaran kartu kredit apa bisa diurus sendiri tanpa harus melibatkan pihak ketiga?

Direktur Eksekutif Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Steve Marta mengungkapkan jika memiliki masalah pembayaran, bisa langsung datang ke bank penerbit kartu kredit.

"Hubungi bank yang menerbitkan, apalagi kan sekarang ada program restrukturisasi. Jadi ceritakan masalah apa yang dihadapi," kata dia kepada detikcom, Senin (17/5/2021).

Dia mengungkapkan secara umum, untuk keringanan pembayaran kartu kredit yang biasa dilakukan di bank ini adalah mulai dari penghapusan bunga.

Jadi pemegang kartu kredit hanya membayar pokoknya saja. Kemudian penurunan bunga. Lalu penutupan kartu, agar tak membuat bunga semakin besar.

"Jadi nggak perlu pakai jasa pelunas kartu kredit yang ditawarkan itu, langsung saja datang ke bank dan urus sendiri. Nggak perlu bayar, kalau pakai jasa pelunas itu kan harus kasih fee ke mereka," tambah dia.

Steve menjelaskan sebaiknya jangan sampai terlilit utang maka harus memiliki pengelolaan yang baik dalam penggunaannya.

"Jadi jangan pernah menganggap kartu kredit sebagai uang tunai. Ia adalah alat bayar yang memiliki kewajiban membayar setiap bulannya," ujar dia.

Steve mengungkapkan, kartu kredit jika digunakan dengan tepat dan pembayaran sesuai jatuh tempo maka tidak akan dikenakan bunga. Menurut dia, yang kena bunga adalah cicilan yang tidak dibayar secara penuh.

"Jika bayar penuh, misal jatuh tempo tanggal 5, tagihan Rp 1 juta itu penuh kan. Tidak akan kena bunga," ujar dia.

Menurut Steve, fasilitas cicilan tetap ini berbeda setiap banknya. Ada yang memberikan jangka waktu mulai dari 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan hingga 24 bulan. Begitupun cara untuk menjadikan cicilan ini berbeda.

Pemegang kartu bisa menghubungi customer service kartu kredit dari bank penerbit dan meminta untuk mengubah tagihan menjadi cicilan tetap. Tapi ada juga bank yang menyediakan layanan ini lewat internet banking, jadi anda tinggal klik berapa lama jangka waktu untuk fasilitas cicilan ini.

"Daripada kartunya ditutup, lebih baik siasati dengan cicilan tetap ini. Pembayaran tetap lancar dan kartu tetap bisa digunakan. Tapi tetap harus bijak, jangan anggap kartu kredit sebagai uang tunai," imbuh dia.

(kil/eds)