ADVERTISEMENT

Kritik Bank Syariah RI Mahal, Yusuf Mansur: Biar Masyarakat Melek

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 20 Mei 2021 06:30 WIB
Ustaz Yusuf Mansur
Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Jakarta -

Praktik perbankan syariah disebut masih berbiaya tinggi dibandingkan dengan bisnis perbankan konvensional. Ustaz Yusuf Mansur menjelaskan hal ini membuat pembiayaan di bank syariah sulit dijangkau oleh masyarakat. Padahal seharusnya sebagai bank syariah bisa menyentuh masyarakat bawah.

Dia akan buka-bukaan soal mahalnya biaya di bank syariah ini. Hal ini dilakukan agar masyarakat mengetahui fakta di lapangan.

"Ini baru permulaan, saya mau buka mahalnya pembiayaan dibandingkan konvensional, biar masyarakat melek," kata dia dalam keterangannya, Rabu (19/5/2021).

Yusuf Mansur menyebutkan sekarang sudah waktunya masyarakat mendapatkan pembiayaan yang murah dan bank syariah berpihak pada masyarakat.

Menurutnya, demi pengembangan ekonomi syariah, jangan hanya menjual embel-embel syariah dan umat. Seharusnya sudah waktunya masyarakat bisa mendapatkan akses pembiayaan yang mudah.

Yusuf Mansur memang sudah lama berkutat di industri keuangan syariah. Misalnya saat BRI Syariah IPO, namun tak ada perhatian khusus dan biaya tetap mahal. Menurut dia, hal ini harus dihindari dan dunia syariah harus berpihak pada masyarakat.

"Saya sudah malas jika dunia syariah tidak berubah, hanya karena sifatnya perjuangan ya bismillaah. Semoga saya juga bisa memperbaiki cara saya berjuang juga dunia syariah pada umumnya," tambah dia.

Menurut Yusuf Mansur, sekarang dunia syariah sudah dimasuki pemodal asing sampai puluhan triliun. Dia mengharapkan, rakyat bisa diberi kesempatan seutuhnya.

"Carilah jalan, carilah regulasi, supaya rakyat bisa memiliki. Bukan sentimen saham ini mah, melainkan kesempatan kayak konglomerat asing membeli 1 bank syariah, rakyat bisa," ujarnya.

(kil/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT