Sektor Keuangan Paling Sering Dikerjain Penyusup
Kamis, 16 Mar 2006 12:10 WIB
Jakarta - Sektor keuangan terbukti menjadi sektor yang paling banyak dikerjain para hacker jahat. Dari semua serangan Trojan tahun lalu, 40% membidik sektor keuangan dan perbankan. Dan industri manufaktur adalah sasaran berikutnya yang paling parah diserang, dengan angka 22%.Pendapat itu dikemukakan perusahaan keamanan Counterpane dan perusahaan menajemen e-mail MessageLabs, melalui survei review aktivitas hacking tahunan."Hackers kini mulai menyebarkan taktik serangan baru dan mereka mampu menembus skema autentifikasi yang lebih kuat," kata Alex Shipp, Senior Antivirus Technologist di MessageLabs seperti dilansir dari vnunet, Kamis 16/3/2006).Shipp menambahkan, trojan-trojan baru tidak lagi memperdayakan korban untuk memperlihatkan password mereka. Trojan sekarang lebih lihai. Yakni dengan menunggu calon korbannya melakukan transaksi perbankan. Saat korban memeriksa saldo rekening mereka, trojan secara diam-diam akan 'menyedot' uang dari rekening tersebut.Sektor farmasi adalah sasaran yang paling banyak diserang spyware. Hampir setengah dari sektor tersebut diinfeksi spyware. Sedangkan industri asuransi adalah sektor kedua yang paling banyak dibidik spyware."Saat ini para hacker lebih pintar dan lihai," Bruce Schneier, Founder and Chief Technology Officer Counterpane memperingatkan.Menurut Schneier, para hacker jahat ini akan terus mengeksploitasi jaringan perusahaan demi memanen uang. Schneier mengimbau agar organisasi menjaga keamanan sistem mereka dan tetap waspada pada ancaman ini.Dari survei juga terungkap, metode serangan yang sering dipakai hacker jahat adalah dengan menyembunyikan virus sebagai sebuah dokumen Word dan mengirimkannya sebagai sebuah aplikasi pekerjaan.
(qom/)











































