Dapat Tawaran Pinjam Uang Lewat SMS, Harus Bagaimana?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 18 Jun 2021 11:00 WIB
Infografis waspada pinjol ilegal
Foto: Infografis detikcom/Denny
Jakarta -

SMS tawaran kredit dari nomor yang tidak dikenal sering kali masuk ke dalam kotak masuk. Isinya mereka menawarkan pinjaman hingga ratusan juta rupiah dan proses yang cepat.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengungkapkan tawaran SMS semacam itu merupakan modus yang digunakan oleh pinjaman online ilegal.

Hal ini karena regulator alias Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah memiliki aturan terkait perlindungan konsumen di mana pelaku jasa keuangan dilarang menawarkan produk atau layanan keuangan kepada publik melalui email, SMS atau voice mail tanpa persetujuan konsumen.

"Masyarakat perlu paham, semua penawaran pinjaman melalui SMS yang tidak kita kenal kontaknya adalah ilegal. Sektor jasa keuangan dilarang melakukan pemasaran produk melalui SMS tanpa persetujuan konsumen," kata dia saat dihubungi detikcom, Jumat (18/6/2021).

Tongam menyebutkan modus pengiriman SMS ini terlihat sangat menggiurkan. Calon korban disebut bisa mendapatkan fasilitas pinjaman hingga ratusan juta tanpa agunan apapun.

Bunga yang dicantumkan juga terbilang rendah mulai dari 2%. Namun tak jelas jangka waktunya. Karena itu Tongam mengimbau kepada masyarakat jangan sekali-kali mengklik tautan atau menghubungi kontak yang ada pada SMS tersebut.

"Jangan sampai klik link atau hubungi kontak itu. Kalau butuh pinjaman bisa cari ke yang legal," jelasnya.

Untuk sektor jasa keuangan seperti perbankan biasanya mengirimkan informasi ke SMS dengan menggunakan nomor khusus yang terdiri dari 3 atau 6 digit. Tongam menambahkan jika ada SMS penawaran bisa langsung hapus dan blokir nomor tersebut.

(kil/fdl)