Heboh Foto Selfie KTP Dijual, Bocor dari Data Pinjol?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 25 Jun 2021 16:26 WIB
Ilustrasi e-KTP
Ilustrasi/Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Ramai dugaan foto selfie dengan KTP diperjualbelikan di media sosial. Biasanya foto diri dan KTP ini digunakan sebagai salah satu cara verifikasi akun layanan keuangan.

Menanggapi hal tersebut Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mendorong proses hukum terhadap pihak-pihak yang telah membocorkan data pribadi seseorang tanpa persetujuan orang tersebut.

"Dimohon pihak yang dirugikan agar segera melapor ke polisi," kata Tongam dalam keterangannya, Jumat (25/6/2021).

Dia mengungkapkan untuk perlindungan data pengguna fintech peer to peer lending atau pinjaman online alias pinjol sudah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 77/POJK/01/2016 tentang layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi. Sehingga seharusnya informasi pengguna seperti foto selfie KTP tak bocor.

"Perusahaan fintech lending memastikan keamanan data dari setiap pengguna aplikasi fintech peer to per lending yang terdaftar dan berizin di OJK," katanya.

Dikutip dari akun @recehvasi diunggah foto dengan caption 'Data dan fotomu bisa dijual oleh orang-orang tidak bertanggungjawab. WASPADALAH!.

Dalam gambar tersebut juga bertuliskan "Ready KTP selfie HD Minat Pm Aja Bahan Masih Fress" dan ada foto-foto KTP dengan swafoto pemilik.

Warganet mengomentari foto tersebut. Misalnya akun @Riz*yIn*an* yang menuliskan 'Kalo mau ngasih foto ktp, coba kasih watermark buat ke siapa ngirim foto itu. Biar nt ketauan siapa yg nyebarin'.

Kemudian akun @fac*iz* menuliskan 'Ketika pembuatan rek digital modelnya begini foto selfie sm ktp, rawan sekali'.

(kil/eds)