Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 5.935 T, Ini Daftar Negara Pemasoknya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 28 Jun 2021 09:55 WIB
Petaka Utang-Piutang
Foto: Petaka Utang-Piutang (Mindra Purnomo/tim infografis detikcom)
Jakarta -

Jumlah utang Indonesia saat ini sedang dikhawatirkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sesuai dengan audit utang dan bunga yang semakin tinggi bisa mempengaruhi kemampuan bayar nantinya.

Nah yang menjadi sumber pinjaman adalah Utang Luar Negeri (ULN). Dari data Bank Indonesia (BI) ULN Indonesia saat ini tercatat US$ 418 miliar atau sekitar Rp 5.935 triliun.

Dikutip dari Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) edisi Juni 2021 ada 21 daftar negara yang memberi utang ke Indonesia. Seperti Singapura, Amerika Serikat (AS) hingga Jepang.

Berikut urutannya dari jumlah yang paling tinggi sampai terendah.

1. Singapura, US$ 68,015 juta
2. Amerika Serikat, US$ 30,816 juta
3. Jepang, US$ 28,154 juta
4. China, US$ 21,448 juta
5. Hong Kong, US$ 13,244 juta
6. Negara Asia lain, US$ 10,396 juta
7. Korea Selatan, US$ 6,480 juta
8. Negara-negara sindikasi, US$ 5,846 juta
9. Belanda, US$ 5,744 juta
10. Jerman, US$ 5,565 juta
11. Amerika lainnya, US$ 4,721 juta
12. Perancis, US$ 4,111 juta
13. Inggris, US$ 3,886 juta
14. Eropa lainnya, US$ 3,048 juta
15. Australia, US$ 2,338 juta
16. Swiss, US$ 2,211 juta
17. Afrika, US$ 775 juta
18. Austria, US$ 497 juta
19. Spanyol, US$ 279 juta
20. Belgia, US$ 70 juta
21. Oceania, US$ 32 juta

BPK menilai rasio utang Indonesia terhadap penerimaan sudah mencapai 369%. Angka ini dinilai jauh di atas rekomendasi International Debt Relief (IDR).

Standar IDR untuk rasio utang yang stabil berada di kisaran 92%-176%. Lalu jika melihat rekomendasi Dana Moneter Internasional (IMF) berada di angka 90% - 150%.

Sementara itu untuk rasio debt service terhadap penerimaan sebesar 46,77% melampaui rekomendasi IMF sebesar 25-35%.

Indonesia juga mempunyai utang ke sejumlah lembaga keuangan dunia. Mulai dari ADB (Asian Development Bank), hingga IMF (International Monetary Fund).

Total utang terbesar disumbangkan IBRD (International Bank for Reconstruction and Development), sebesar US$ 18,017 juta. Bila ditotal keseluruhan, jumlah utang Indonesia ke organisasi internasional ini mencapai US$36,115 juta.

Simak video 'BPK: Defisit APBN 2020 Melebar Menjadi Rp 947,7 Triliun dari PDB':

[Gambas:Video 20detik]



(kil/eds)