Ada PPKM Darurat, Bagaimana Produktivitas Pegawai Bank BUMN?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 14 Jul 2021 19:16 WIB
Pandemi COVID-19 membuat transaksi perbankan secara online meningkat pesat. Salah satunya adalah nasabah Bank BTN yang makin makin aktif bertransaksi melalui mobile banking.
Foto: dok. Bank BTN
Jakarta -

Bank merupakan salah satu sektor esensial yang harus tetap beroperasi selama masa pembatasan kegiatan masyarakat, yang paling terbaru adalah PPKM Darurat. Pegawai bank harus memiliki kenyamanan di tempat kerja agar lebih maksimal melayani nasabah.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berupaya untuk menjadikan kantor sebagai 'rumah' yang nyaman bagi para pegawainya. "Kami akan terus berupaya menjadikan BTN sebagai 'rumah' yang nyaman bagi talenta terbaik sehingga dapat menyediakan rumah bagi seluruh masyarakat Indonesia," kata Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo, dalam keterangannya, Rabu (14/7/2021).

Haru mengungkapkan selama ini BTN seperti menciptakan karyawan dan keluarga yang sejahtera, mempersingkat proses rekrutmen tanpa menghilangkan kualitas, mengimplementasikan proses rekrutmen spesialis dengan 10 universitas papan atas, hingga rekrutmen secara digital.

BTN juga terus melakukan penyesuaian remunerasi, fokus pada pengembangan karyawan, dan berupaya memberikan penghargaan kepada pegawai secara optimal.

Haru mengaku, dengan berbagai strategi tersebut, produktivitas pegawai BTN tercatat naik hingga 699% secara tahunan dari Rp 18,2 miliar pada Desember 2019 menjadi Rp 145,49 miliar pada Desember 2020. Employee engagement BTN pun naik dari 85% menjadi 88%.

"Tentunya kami juga tetap berlandaskan pada nilai-nilai AKHLAK dari Kementerian BUMN untuk menciptakan budaya kerja yang baik, efisien, dan produktif di Bank BTN," kata Haru.

Oleh karena itu BTN meraih dua penghargaan sekaligus pada ajang HR Excellence 2021. Apresiasi tersebut diberikan sebagai ganjaran positif atas upaya perseroan dalam mencapai visi menjadi Home of Indonesia's Best Talent di sisi sumber daya manusia (Human Resources/HR) pada 2025.

Haru mengatakan penghargaan tersebut menjadi semangat bagi perseroan untuk terus melanjutkan upaya menjadikan BTN sebagai rumah bagi talenta-talenta terbaik.

Adapun, emiten bersandi saham BBTN ini meraih dua predikat AA pada kategori Reward Management & Talent Retention dan HR Digitalization & People Analytics. Dua predikat tersebut diberikan sebagai apresiasi tiga strategi utama BTN yakni Continuous EVP Campaign & Recruitment Process Improvement, Rewards Management & Talent Retention, serta Integrity & Integrasi Data Analytic untuk Penguatan People Analytics.

(kil/ara)