Menanti Keputusan BI Tetapkan Bunga Acuan, Naik atau Turun Ya?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 22 Jul 2021 09:33 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia, Logo Bank Indonesia, bank indonesia, ilustrasi uang, penukaran uang, ilustrasi penukaran uang
Foto: Rachman Haryanto

Ekonom Ryan Kiryanto juga memproyeksi BI akan mempertahankan bunga acuan di level 3,5% begitupun dengan deposit facility rate dan lending facility rate.

Dia menyebutkan ada beberapa pertimbangan terkait perkiraan tetapnya suku bunga ini. Misalnya tekanan eksternal masih tinggi terutama dengan recovery ekonomi China dan AS. Lalu ada potensi kenaikan inflasi global seiring dengan pertumbuhan ekonominya.

Kemudian tekanan terhadap Rupiah masih tinggi dari sentimen penguatan dolar AS terhadap mata uang kuat dunia lainnya. Selanjutnya masih ada sentimen negatif terhadap perekonomian nasional seiring dengan masih tingginya angka kasus COVID-19 secara harian rata-rata lebih dari 40.000 kasus sepekan ini.

Selanjutnya untuk menjaga kepercayaan pasar, terlebih setelah Bank Sentral Korea menaikkan suku bunga pekan lalu. "Bagi BI, pilihan mempertahankan suku bunga acuan adalah yang terbaik di masa pandemi saat ini karena ada spirit dovish-nya dan juga spirit preemptive ke depan jika sewaktu-waktu the Fed dan bank-bank sentral lainnya menaikkan suku bunga acuan," ujarnya.



Simak Video "BI: Kripto Bukan Alat Pembayaran Sah, Lembaga Keuangan Dilarang Pakai!"
[Gambas:Video 20detik]

(kil/ang)