Ini Dia Bank Syariah yang Dituding Zalim Oleh Jusuf Hamka

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 26 Jul 2021 18:00 WIB
Jusuf Hamka, pebisnis dan pegiat sosial
Foto: Instagram Jusuf Hamka
Jakarta -

Pengusaha jalan tol Jusuf Hamka mengaku pernah diperas oleh bank syariah swasta. Dia pun langsung mengambil langkah tegas, kasus pemerasan ini dipolisikan olehnya. Kini kasus itu masuk dalam tahap penyidikan.

Di sisi lain, bank syariah swasta yang memeras Jusuf Hamka pun mulai terungkap sosoknya. Dalam surat pemanggilan saksi untuk penyidikan yang diterima detikcom, Senin (26/7/2021) dijelaskan polisi melakukan pemanggilan seseorang bernama Slamet Sulistiono untuk dimintai keterangan.

Orang yang dipanggil polisi itu diketahui merupakan karyawan Bank Jawa Tengah Unit Usaha Syariah (UUS). Surat pemanggilan sendiri dikeluarkan tanggal 16 Juli 2021.

Di dalam surat tersebut, dijelaskan polisi meminta keterangan dari Slamet Sulistiono untuk dugaan perkara tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang terjadi pada tanggal 31 Maret dan dilakukan oleh beberapa oknum.

Namun saat dikonfirmasi detikcom, pihak Bank Jateng menyampaikan bahwa hingga kini surat pemanggilang atas nama Slamet Sulistiono seperti yang disebutkan di atas belum diterima.

Usut punya usut, Bank Jawa Tengah UUS yang pegawainya dipanggil polisi, diketahui bekerja sama dengan Bank Muamalat untuk melakukan pembiayaan sindikasi syariah untuk Jalan Tol Soreang - Pasir Koja dengan nilai pembiayaan Rp 834 miliar.

Sementara itu, Tol Soreang-Pasir Koja digarap oleh PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ). Perusahaan itu merupakan konsorsium pengusahaan jalan tol yang sahamnya didominasi oleh PT Citra Marga Nusaphala Persada, Tbk (CMNP). Nah, Jusuf Hamka sendiri merupakan pimpinan dari CMNP.

Sebagai informasi, Bank Jateng UUS atau yang juga dikenal dengan Bank Jateng Syariah merupakan unit bisnis yang dibentuk oleh Bank Jateng guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk dan jasa perbankan berbasis syariah. Unit Usaha Syariah Bank Jateng resmi dibuka pada tanggal 26 April 2008.

Bank Jateng Syariah telah mengoperasionalkan 4 (empat) Kantor Cabang Syariah, 9 (Sembilan) Kantor Cabang Pembantu Syariah, 7 (tujuh) Kantor Kas Syariah, 145 Layanan Syariah (Office Chanelling) yang tersebar diseluruh wilayah Jawa Tengah.