Ekonomi Pulih Jadi Angin Segar, BNI Bidik Pertumbuhan Kredit 7%

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 06 Sep 2021 16:01 WIB
Gedung BNI
Foto: BNI
Jakarta -

Manajemen PT Bank Negara Indoesia (Persero) Tbk atau BNI optimistis kinerja perseroan akan terus tumbuh. Kinerja BNI diyakini terus membaik sejalan dengan pulihnya perekonomian Indonesia.

Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini memperkirakan pertumbuhan kredit tahun ini di kisaran 5-7%. Hal itu dikarenakan permintaan kredit berangsur pulih.

"Kami juga melihat perkembangan loan demand ini ini berangsur pulih, ini juga seiring dengan pemulihan ekonomi. Kami perkirakan nanti di akhir tahun 2021, pertumbuhan kredit itu bisa mencapai 5% sampai 7%," katanya dalam acara Public Expose Live 2021, Senin (6/9/2021).

Ia mengatakan, kredit itu tak sekadar tumbuh. Pertumbuhan ini juga akan tumbuh pada kredit-kredit yang berisiko rendah.

"Tentunya fokus kami adalah pertumbuhan ini tidak hanya sekadar tumbuh, tapi kita juga tumbuh pada kredit-kredit yang memiliki risiko yang rendah, sehingga kami bisa menjaga kualitas agar tetap terjaga," katanya.

Dia melanjutkan, dari sisi margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) akan berada di kisaran 4,7-4,9%.

"NIM sebagaimana yang saya sampaikan kalau dari sisi profitabillity, NIM-nya akan kami proyeksikan di kisaran 4,7% sampai 4,9%. Ini juga in line dengan CASA rasio, karena dengan CASA rasio yang dapat dijaga di atas 60% ini tentunya akan membuat cost of fund kita menjadi lebih efisien," terangnya.

Simak juga Video: PPKM Lanjut, Jokowi Waspadai Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-IV 2021

[Gambas:Video 20detik]



(acd/ara)