Bunga Pinjol vs Kartu Kredit, Siapa yang Lebih Mencekik?

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 11 Okt 2021 19:00 WIB
Suku Bunga Acuan Dipangkas, Suku Bunga Kredit Kapan?
Bunga Pinjol vs Kartu Kredit, Siapa yang Lebih Mencekik?
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menyinggung fintech lending atau pinjaman online (pinjol) yang mencekik masyarakat dengan bunga yang tinggi. Dirinya pun meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk lebih mengawasi dan membimbing para penyelenggara pinjol.

Memang saat ini tidak ada kebijakan yang mengatur batasan bunga untuk pinjol. Para penyelenggara pinjol menerapkan bunga yang berbeda.

Umumnya pinjol menerapkan bunga harian. Sebab pinjaman yang diberikan pinjol tenornya berjangka waktu singkat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri mencatat rata-rata pinjol terdaftar atau legal menerapkan bunga 0,8% per hari. Artinya jika 1 bulan maka bunganya 24%. Tapi ada juga pinjol legal yang menerapkan bunga hingga di atas 1% per hari.

Hal lain yang perlu diketahui adalah saat meminjam ke pinjol ada biaya administrasi. Biaya administrasi ini dibebankan ke nasabahnya. Besarannya biaya administrasi yang diterapkan berbeda-beda.

Misalnya sebuah pinjol menerapkan biaya administrasi 5%. Jika nasabah meminjam Rp 1 juta maka uang yang diterima hanya Rp 950 ribu, karena biaya administrasi dipotong di depan.

Bunga pinjol ilegal lebih gila lagi. Suku bunga yang diterapkan bisa mencapai 4% per hari. Kedua untuk biaya administrasinya bisa mencapai 40%.

Jika dibandingkan dengan bunga kartu kredit bank jauh lebih kecil. Beberapa bulan lalu Bank Indonesia bahkan menurunkan batas maksimum suku bunga kartu kredit dari 2% menjadi 1,75%.

Kenapa kartu kredit lebih murah? Klik halaman berikutnya.