Mau Beli Asuransi Unit Link? Pahami Dulu Alokasi Biaya dari Preminya

Angga Laraspati - detikFinance
Kamis, 21 Okt 2021 13:54 WIB
Ilustrasi Kesehatan Keluarga
Foto: Shutterstock

Biaya Pengalihan Dana Investasi (biaya switching):

Biaya yang dibebankan kepada Pemegang Polis karena dilakukan pengalihan (switching) antar jenis Dana Investasi atas permohonan Pemegang Polis. Besar biaya switching mengikuti ketentuan yang ada di formulir pengalihan unit.

Itu tadi beberapa alokasi biaya asuransi jiwa unit link dari premi yang dibayarkan. Agar tidak boncos, pilihlah perusahaan asuransi yang memang sudah terpercaya dalam membayarkan klaim nasabahnya, seperti Prudential Indonesia.

Chief Marketing and Communications Officer Prudential Indonesia Luskito Hambali menuturkan sampai saat ini Prudential melindungi lebih dari 2,6 juta tertanggung. Perwujudan perlindungan tersebut dibuktikan melalui pembayaran klaim dan manfaat polis asuransi termasuk unit link dengan jumlah keseluruhan sudah mencapai sebesar Rp 8,1 triliun selama bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2021.

"Sebagai perusahaan asuransi jiwa terkemuka yang telah hadir selama lebih dari 25 tahun di Indonesia, Prudential Indonesia selalu menjalankan bisnis dengan penuh integritas, sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik, dan mematuhi serta melaksanakan apa yang menjadi hak-hak dari nasabah sesuai polis asuransi yang telah mereka beli, dan semua hal itu dilakukan oleh Prudential Indonesia sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan," tutur Luskito dalam keterangan tertulis, Kamis (21/10/2021).

Luskito menambahkan, Prudential juga selalu mematuhi prinsip tata kelola dalam menjalankan bisnisnya. Sehingga, bisnis dari Prudential dikelola secara adil dan transparan

"Komitmen ini sejalan dengan upaya Prudential Indonesia, untuk dapat berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera melalui produk-produk asuransi yang ditawarkan serta beragam inisiatif yang dihadirkan," sambungnya.


(mpr/hns)