Mau Beli Asuransi Unit Link? Pahami Dulu Alokasi Biaya dari Preminya

Angga Laraspati - detikFinance
Kamis, 21 Okt 2021 13:54 WIB
Ilustrasi Kesehatan Keluarga
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Sudah menentukan pilihan untuk memilih asuransi jiwa unit link, pahami dulu alokasinya biaya. Alokasi biaya ini didapatkan dari premi yang dibayarkan setiap bulan nantinya.

Produk asuransi jiwa unit link memberikan dua manfaat, yaitu perlindungan serta potensi hasil investasi, yang tentunya memiliki resiko sesuai dengan jenis dana investasi yang dipilih. Jadi nasabah tidak lagi direpotkan mengurus dana investasi dan dana perlindungan secara terpisah.

Selain itu, asuransi jiwa unit link sangat fleksibel karena dapat menambah manfaat. Ya, jika nasabah merasa manfaat perlindungan masih kurang maka bisa juga menambah manfaat lainnya sesuai kebutuhan.

Nah, sebelum memilih asuransi jiwa unit link, pahami alokasi biaya pada produk ini dari premi yang dibayarkan setiap bulan nantinya.

Biaya Akuisisi

Biaya yang dikenakan kepada pemegang polis sehubungan dengan permohonan pertanggungan dan penerbitan polis. Biaya ini meliputi biaya pemeriksaan kesehatan, pengadaan polis dan pencetakan dokumen, biaya lapangan, biaya pos dan telekomunikasi serta remunerasi karyawan dan tenaga pemasar.

Biaya Asuransi

Biaya yang akan dikenakan selama polis aktif dan besarnya bergantung di antaranya pada riwayat kesehatan, usia, jenis kelamin, merokok/tidak merokok, dan besarnya Uang Pertanggungan.

Rincian biaya asuransi termasuk biaya asuransi tambahan lainnya (jika ada) dan dapat dilihat pada ilustrasi produk asuransi yang disediakan oleh tenaga pemasar. Biaya asuransi pasti akan naik setiap tahunnya, jadi angka yang tertulis di proposal tidak selamanya berlaku.

Biaya administrasi

Nilai dari biaya ini biasanya hanya puluhan ribu rupiah setiap bulan dan cenderung tidak naik.

Biaya Pengelolaan Dana Investasi

Untuk biaya yang satu ini tergantung dari jenis investasi yang dipilih.

Tak hanya itu, asuransi jiwa unit link juga mempunyai biaya yang dikenakan bila dilakukan, seperti:

Biaya Top-up

Biaya yang dikenakan pada saat melakukan Top-up (penambahan Porsi Investasi) yang besarnya adalah 5%.

Lihat juga video 'Bisakah Tuntut Asuransi Gegara Premi Diubah Sepihak?':

[Gambas:Video 20detik]



Bersambung ke halaman berikutnya. Langsung klik halaman kedua.