Buat Bayar Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa RI Turun Jadi US$ 145,5 M

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 05 Nov 2021 10:33 WIB
Melanjutkan tren positif sejak Selasa kemarin, nilai tukar rupiah menguat melawan dolar AS.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa pada Oktober 2021 sebesar US$ 145,5 miliar. Angka ini menurun dibandingkan posisi pada akhir September sebesar US$ 146,5 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono mengungkapkan posisi cadangan devisa ini setara dengan pembiayaan 8,5 bulan impor atau 8,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

"Serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," kata Erwin dalam keterangan resmi, Jumat (5/11/2021).

Erwin mengungkapkan cadangan devisa ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Selanjutnya penurunan posisi cadangan devisa pada Oktober 2021 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah.

"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi," imbuh dia.

(kil/ara)