Tengok Lagi Detik-detik Aset Tommy Soeharto Rp 600 M Disita Negara

Yudha Febrian Silitonga, Siti Fatimah - detikFinance
Sabtu, 13 Nov 2021 11:10 WIB
Satgas BLBI menyita aset obligor PT Timor Putra Nasional (TPN) milik Tommy Soeharto. Aset berupa tanah seluas 120-124 hektare itu memiliki nilai Rp 600 miliar.
Foto: Yuda Febrian Silitonga/detikcom
Jakarta -

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI masih memburu utang sekaligus melakukan penyitaan aset. Salah satunya ditujukan pada PT Timor Putera Nasional (TPN) yang dimiliki Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Nilai utang PT TPN kepada pemerintah yang ditagih oleh Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN), ditambah Biaya Administrasi Pengurusan Piutang Negara (10%) adalah sebesar Rp 2.612.287.348.912,95 atau sekitar Rp 2,6 triliun lebih.

Awalnya negara melakukan pemanggilan kepada Tommy untuk datang ke markas Satgas BLBI di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Namun, pada pemanggilan yang dijadwalkan 26 Agustus lalu Tommy tidak hadir dan hanya mengirim kuasa hukum.

Kemudian, pada Jumat (5/11) lalu, Satgas pun melakukan penyitaan dan pemasangan plang atas empat aset tanah yang merupakan jaminan kredit PT TPN. Aset itu berupa tanah seluas 124 hektare di Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang sebelumnya disebut bernilai Rp 600 miliar.

Sebelum penyitaan dilakukan, pemerintah mengeluarkan Surat Paksa untuk Tommy Soeharto untuk melunasi utangnya dalam kurun waktu 1x24 jam

"Penagihan yang telah dilakukan oleh PUPN telah sampai pada tahap penerbitan surat sita atas aset jaminan PT TPN, namun pelaksanaan sita terhadap aset belum dapat dilaksanakan karena kendala di lapangan dan hari ini dilaksanakan," kata Ketua Harian Satgas BLBI Rionald Silaban dalam keterangan tertulis dikutip detikcom, Jumat (5/11), dikutip Sabtu (13/11/2021).

Proses penyitaan tersebut tidak main-main. Satgas BLBI mengerahkan 426 personel gabungan Polri, TNI dan Satpol PP untuk mengamankan penyitaan aset milik Tommy Soeharto ini. Pelaksanaan penyitaan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dengan diawali apel pasukan pengamanan yang dipimpin oleh Kapolres Karawang.

"Ada 426 personel gabungan dari TNI Polri dan Satpol PP yang disiapkan dalam pengamanan, dan dibagi menjadi 5 kompi untuk ditempatkan di 5 pelang sita yang menyebar di 5 bidang lahan sita," kata Kabag Ops Kompol Endar Supriatna.

Selain itu, di lokasi penyitaan juga terlihat ada satu unit mobil barak kuda dan bus kepolisian untuk mengawal dan membawa tim Satgas BLBI yang memantau lahan sita ini.

Pengamanan lokasi penyitaan aset Tommy SoehartoPengamanan lokasi penyitaan aset Tommy Soeharto. 426 personel Polri-TNI kawal ketat Foto: Yuda Febrian Silitonga/detikcom: Pengamanan lokasi penyitaan aset Tommy Soeharto

Baca juga: Makin Seru! Pemerintah Tunggu Serangan Balik Tommy Soeharto

Bersambung ke halaman berikutnya. Masih ada informasi menarik soal penyitaan aset Tommy Soeharto