BNI Digitalkan UMKM dan Koperasi Lewat Jaringan Agen

Inkana Izatifiqa R Putri - detikFinance
Selasa, 23 Nov 2021 16:37 WIB
BNI
Foto: dok. BNI
Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mendukung digitalisasi sistem koperasi dan UMKM. Hal ini sejalan dengan program Digitalisasi Koperasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), menuju tubuh koperasi yang kian online, realtime, transparan, dan memudahkan administrasi serta monitoring.

Kerja sama ini ditunjukkan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BNI dan Kemenkop UKM melalui Direktur Layanan dan Jaringan BNI Ronny Venir dan Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop UKM Ahmad Zabadi di Desa Sirnajaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/11). Penandatangan ini turut disaksikan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Adapun isi dari Nota Kesepahaman tersebut terkait Sinergi Dukungan Ekosistem Keuangan Koperasi dengan ruang lingkup di antaranya; (1) pengembangan kapasitas SDM koperasi dalam rangka peningkatan literasi keuangan; (2) melakukan publikasi dan sosialisasi program kerja; (3) pertukaran data dan informasi; (4) mendorong digitalisasi dan pengembangan usaha koperasi melalui bisnis branchless banking BNI Agen46; dan (5) dukungan alternatif pembiayaan bagi anggota koperasi.

Pada kesempatan ini, BNI menyediakan 3 layanan keuangan digital untuk pengembangan koperasi di antaranya melalui Branchless Banking (BNI Agen46), Cash Management, serta EDC/QRIS. Dengan organisasi bisnis menjadi semakin digital, koperasi akan memperoleh banyak keuntungan dengan layanan digital BNI.

"Koperasi akan memperoleh keuntungan (fee) atas setiap transaksi yang digunakan," ujar Ronny dalam keterangan tertulis, Selasa (23/11/2021).

Koperasi juga akan memiliki bisnis yang berbeda dari bisnis koperasi saat ini (koperasi naik kelas). Selain itu, koperasi tentunya bisa melayani tidak hanya sebatas pada anggotanya saja, melainkan masyarakat luas lainnya atau suatu saat, bisa menjadi anggota baru koperasi melalui branchless banking seperti Agen46.

"Juga bisa ikut membantu program pemerintah terkait dengan inklusi dan literasi keuangan bagi masyarakat kita," papar Ronny.

Di sisi lain, BNI turut mendukung momentum pemulihan ekonomi Indonesia salah satunya dengan Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dirasakan langsung oleh para UMKM. Pelaku usaha, merasakan betul manfaat KUR BNI melalui suku bunganya yang rendah, hanya 6% per tahun, lalu jangka waktu panjang hingga 5 tahun, serta nominal maksimal sampai Rp 500 juta.



Simak Video "Pelaku UMKM yang Masuk Ekosistem Digital Alami Peningkatan"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)