Bupati Kendal: Sistem SIAP QRIS Permudah Pedagang Bertransaksi

Saktyo Dimas - detikFinance
Jumat, 26 Nov 2021 07:49 WIB
Pemkab Kendal
Foto: Saktyo Dimas
Kendal -

Bupati Kendal Dico M Ganinduto B.Sc menyambut baik hadirnya Program QR Code Indonesian Standard (QRIS) di Pasar Pagi Kaliwungu. Program ini dilaunching secara langsung oleh Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah, Kamis (25/11).

Program QRIS ini merupakan program dari Bank Indonesia untuk mempermudah para pedagang dalam bertransaksi melalui digital. Selanjutnya Komitmen tersebut diwujudkan dengan berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan melalui Program Pasar dan Pusat Perbelanjaan Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai (SIAP).

Program SIAP QRIS ini sudah dilaksanakan di puluhan pasar rakyat dan pusat perbelanjaan di 34 provinsi di Indonesia, termasuk Pasar Pagi Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah yang hari ini sudah di launching oleh Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah, Pribadi Santoso dan dihadiri Anggota DPR RI H. Alamuddin Dimyati Rois, S.Sos.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto yang hadir dalam acara launching Program SIAP QRIS menyampaikan sangat mengapresiasi dan mendukung program tersebut.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kendal maupun pribadi, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia, BNI dan semua pihak, sehingga Pasar Kaliwungu dapat dilaunching dengan menggunakan sistem SIAP QRIS, sehingga nantinya pembayaran transaksi jual beli tidak menggunakan uang tunai atau kartu, tetapi menggunakan aplikasi Barcode (QRIS) merupakan pembayaran yang berbentuk digital," tutur Bupati Dico.

Bupati juga berpesan kepada para pedagang untuk dapat menggunakan QRIS, karena akan lebih mempermudah para pedagang saat bertransaksi, dan mempermudah masyarakat sebagai pembeli. Selain itu, mengingat dalam masa pandemi ini dapat mengurangi resiko bersentuhan saat bertransaksi.

Bupati berharap, nantinya semua pasar di Kabupaten Kendal dapat menggunakan transaksi dengan sistem QRIS, karena nantinya mau tidak mau semuanya akan menggunakan sistem digital.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah, Pribadi Santoso mengatakan, bahwa Pasar Pagi Kaliwungu ini merupakan proyek awal sebagai percontohan, dan diharapkan nantinya akan tercipta sistem pembayaran yang sehat dan aman saat bertransaksi bagi para pedagang, karena semua mengunakan digital.

"Progam ini kami inisiasi juga bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, dan melibatkan perbankan, dan pada hari ini bank yang mendukung program di Kabupaten Kendal adalah bank BNI, namun di daerah lain bisa saja melalui bank lainnya, karena digitalisasi sudah menjadi tren saat ini agar tidak ketinggalan, yang mana semuanya bertujuan untuk mempermudah transaksi dan mendukung pemulihan ekonomi nasional, " tambah Pribadi.

(ega/ega)