ADVERTISEMENT

Nasabah Bank Makin Suka Transaksi Digital, Ini Buktinya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 26 Nov 2021 18:41 WIB
Fintech
Foto: Tim Infografis Zaki Alfarabi

Karena itu Amar Bank menerima penghargaan sebagai The Innovative Tech Companies of the Year di ajang Asia Corporate Excellence & Sustainability (ACES) Awards 2021.

Diselenggarakan oleh MORS Group, ACES Awards adalah acara tahunan yang diadakan untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan dan individu yang menginspirasi dengan keunggulan mereka dalam kepemimpinan dan keberlanjutan. Penghargaan The Innovative Tech Companies of the Year ini mengapresiasi perusahaan yang telah menunjukkan inovasi teknologi yang signifikan dalam produk, layanan, atau bisnis mereka, dan menunjukkan visi yang jelas dalam pengembangan bisnis serta pendekatannya di bidang perangkat lunak dan teknologi.

CEO MORS Group Shanggari B mengungkapkan penggunaan FinTech dalam kredit mikro adalah cara ampuh untuk membantu orang-orang yang masih belum memiliki akses atau keterbatasan terhadap sistem pinjaman konvensional. Kredit mikro memungkinkan peminjam untuk membuktikan kelayakan kredit mereka secara bertahap, tanpa bunga yang terlalu tinggi.

"Dalam menyediakan saluran kredit yang dikelola dengan baik dan adil kepada masyarakat Indonesia, Amar Bank telah memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cara yang etis dan berkelanjutan," jelas dia.

Sebelumnya, Amar Bank telah memenangkan 25 penghargaan sejak 2017, termasuk untuk produk andalannya, Tunaiku, platform pinjaman mikro berbasis aplikasi pertama yang sepenuhnya diatur dan merupakan produk pinjaman FinTech Bank terbesar di Indonesia.

Tunaiku memberikan kredit tanpa agunan (KTA) kepada individu dan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) yang diproses dan disetujui dalam waktu 24 jam dengan memanfaatkan teknologi big data dan predictive analytics.

Tunaiku telah diunduh lebih dari 6,7 juta kali, menerima lebih dari 9 juta aplikasi pinjaman, dan mendistribusikan lebih dari 700.000 pinjaman. Pinjaman tersebut sebagian besar untuk renovasi rumah (36%), modal usaha (25%), dan pendidikan (13%). Sejak diluncurkan pada tahun 2014, Tunaiku telah menyalurkan lebih dari Rp6,6 triliun pinjaman kepada masyarakat dan pengusaha mikro yang sebagian besar belum memiliki rekening (unbanked) dan kurang terlayani (underserved).


(kil/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT