Calon Dewan Gubernur BI Juda Agung Dicecar soal Kripto & Rupiah Digital

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 30 Nov 2021 14:24 WIB
OJK rapat bareng Komisi XI DPR
Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta -

Hari ini Komisi XI DPR menggelar fit and proper test untuk dua calon deputi gubernur Bank Indonesia (BI) yaitu Juda Agung dan Aida S Budiman. Dalam fit and proper test Juda Agung, sejumlah anggota DPR mencecar Juda dengan berbagai pertanyaan terkait cryptocurrency dan rupiah digital.

Misalnya anggota Komisi XI DPR dari fraksi PDIP Eriko Sotarduga menanyakan bagaimana sikap BI terhadap cryptocurrency yang saat ini sedang berkembang pesat.

"Bagaimana sikap pak Juda terhadap cryptocurrency ini karena ini tak bisa diabaikan. Banyak anak muda yang sudah main kripto, bagaimana sikap BI?," kata dia di Komisi XI DPR, Selasa (30/11/2021).

Kemudian anggota komisi XI fraksi Partai Golongan Karya Muhidin Mohamad Said juga menyebutkan saat ini transaksi kripto terus meningkat. Dia menyebut pengawasan perdagangan yang diatur oleh Bappebti ini sudah cukup baik.

"Bagaimana peran BI, di satu sisi tidak diakui sebagai pembayaran yang sah dan diakui di Bappebti. Bagaimana dengan perkembangan yang pesat ini," jelas dia.

Selanjutnya anggota Komisi XI fraksi Partai Gerindra Heri Gunawan menanyakan terkait konsep rupiah digital yang akan diterbitkan oleh bank sentral. Lalu Heri juga menanyakan bagaimana risiko uang digital itu terhadap perekonomian nasional. Kemudian anggota Komisi XI fraksi partai Nasdem Satori menanyakan terkait sosialisasi rupiah digital akan seperti apa ke depannya.



Simak Video "BI Bakal Bahas soal Digitalisasi Rupiah di Presidensi G-20"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)