Asuransi Unit Link, Apa Sih Manfaatnya?

Dea Duta Aulia - detikFinance
Kamis, 06 Jan 2022 14:15 WIB
unit linked insurance
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Semenjak pandemi COVID-19 berlangsung, kesadaran memiliki jaminan kesehatan mengalami peningkatan. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, tidak sedikit orang melirik produk asuransi unit link yang tercermin dari peningkatan pendapatan premi produk asuransi unit link di industri pada semester pertama 2021.

Produk asuransi unit link merupakan produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi dan memberikan dua manfaat sekaligus dalam satu polis, yaitu manfaat perlindungan serta investasi yang juga memiliki risiko sesuai dengan dana investasi yang dipilih.

Dalam produk asuransi unit link, sebagian premi yang dibayarkan akan dialokasikan ke biaya, seperti biaya akuisisi, biaya asuransi, dan administrasi untuk membayar perlindungan tiap bulannya, serta ke dalam dana investasi dalam bentuk unit.

Produk asuransi unit link telah dipercaya oleh jutaan nasabah karena telah membantu memenuhi kebutuhan mereka yang kian berkembang, dan telah memberikan manfaat nyata melalui pembayaran klaim, terutama di masa-masa yang menantang.

Namun, sebelum memutuskan untuk membeli, calon nasabah dianjurkan untuk mempelajari dan memahami produk asuransi unit link terlebih dahulu agar bisa mendapatkan manfaat yang optimal.

Chief Marketing and Communications Officer Prudential Indonesia Luskito Hambali mengatakan, diperlukan waktu untuk memahami produk keuangan, termasuk asuransi. Untuk itu, para calon nasabah disarankan untuk mempelajari dan memahami produk asuransi jiwa, terutama produk asuransi unit link, sebelum memutuskan untuk membeli.

"Kami pastikan bahwa seluruh informasi detail tentang produk asuransi jiwa Prudential Indonesia sudah tercantum di dalam polis, serta pada setiap pembelian polis baru dengan masa perlindungan lebih dari 1 tahun, terdapat masa pembelajaran polis (free look period), dimana nasabah dapat mempelajari isi polis secara detail. Apabila selama masa pembelajaran polis nasabah merasa manfaat yang didapatkan tidak sesuai dengan kebutuhan mereka, maka nasabah berhak untuk mengajukan pembatalan polis dan premi yang telah disetorkan akan dikembalikan setelah dikurangi dengan biaya-biaya yang timbul sehubungan dengan penerbitan polis, biaya yang telah berjalan sesuai dengan ketentuan polis, dan ditambah dengan hasil investasi atau dikurangi dengan kerugian investasi dari saldo unit," kata Luskito dalam keterangan tertulis, Kamis (6/1/2022).

Produk asuransi unit link tercatat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri asuransi di tanah air, dengan menjadi kontributor utama terhadap pertumbuhan pendapatan premi industri asuransi jiwa.

Berdasarkan data AAJI, per semester I/2021, pendapatan premi produk asuransi unit link mencapai Rp64,44 triliun atau tumbuh 17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sehingga kontribusinya mencapai 62 persen terhadap total pendapatan premi industri asuransi jiwa.

Klaim yang dibayarkan terkait produk unit link juga terus meningkat. Untuk kuartal I/2021, total klaim yang dibayarkan mencapai Rp47,68 triliun, tumbuh 23,5% dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp38,6 triliun. Hal ini juga membuktikan bahwa para pemegang polis mengerti dan memahami produk asuransi unit link.

(akn/hns)