Bank DKI Segera Terapkan Chip

Bank DKI Segera Terapkan Chip

- detikFinance
Kamis, 11 Mei 2006 16:38 WIB
Jakarta - Bank DKI akan terapkan sistem teknologi chip untuk 500 ribuan nasabahnya pada tahun 2006. Penerapan sistem itu terkait masih rentannya kartu yang berbasis magnetic stripe terhadap berbagai kecurangan."Nasabahnya (Bank DKI), diharapkan tahun ini bisa diterapkan," kata Direktur Operasional dan IT Bank DKI, Ilham Joenoes, disela-sela acara APCONEX, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (11/5/2006).Dijelaskan Ilham, teknologi chip untuk Bank DKI baru akan diterapkan pada kartu identitas karyawannya yang akan diluncurkan pada ulang tahun Jakarta mendatang.Rencananya, kartu chip tersebut bisa juga digunakan untuk transaksi seperti pembelian tiket busway, jalan tol, parkir dan berbagai bisnis-bisnis yang berada di bawah pemda.Sementara Sekretaris perusahaan bank Mandiri, Ekoputro Adijayanto mengatakan, untuk melakukan perpindahan dari kartu magnetic ke chip membutuhkan investasi yang besar. Untuk jumlah nasabah bank Mandiri yang saat ini mencapai kurang lebih 5 juta nasabah dan biaya produksi kartu chip sebesar US$ 3 per kartu, berarti biaya yang harus dikeluarkan sekitar US$ 15 juta . "Perpindahan kartu ke chip akan memakan biaya jutaan dollar, itu berarti lebih dari US$ 15 juta biaya yang harus keluar," jelas Eko. Ketentuan pemakaian chip itu berdasarkan Surat Edaran Bank Indonesia no 7/60 yang merupakan tindak lanjut dari PBI no 7/52/2005 tentang penyelenggaraan Kegiatan alat pembayaran dengan menggunakan kartu. Dalam ketentuan itu, BI mewajibkan penggunakan teknologi chip pada kartu ATM, kartu debit dan kartu kredit yang mulai diterbitkan tanggal 1 September 2006, baik untuk kartu baru maupun untuk penggantian kartu lama yang paling lambat pada 31 Desember 2008. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads