ADVERTISEMENT

UMKM Mau Dapat Modal dan Pelatihan? Coba Program Ini

Tim Detikcom - detikFinance
Rabu, 30 Mar 2022 11:03 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Pemerintah provinsi DKI Jakarta menggenjot pengembangan UMKM lokal. Selain penangkal krisis, UMKM juga dipercaya bisa mengakselerasi perekonomian.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah lewat program Jakpreneur. Di mana, UMKM mendapatkan pelatihan, akses untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian dalam mengembangkan potensi usaha serta sebagai sarana promosi bagi produk-produk JakPreneur. Kali ini, galeri Jakpreneur diluncurkan di Jakarta Timur.

"Peluncuran Galeri JakPreneur Jakarta Timur ini merupakan kolaborasi antara Bank DKI dengan Pemprov DKI Jakarta dalam mengembangkan potensi inovasi produk dari pelaku UMKM di DKI Jakarta," kata Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/3/2022).

Di galeri ini, produk-produk yang masuk di galeri adalah hasil dari kurasi masing-masing binaan yang akan ditampilkan secara bergantian.

"Ini dilakukan dalam rangka membantu dan membangkitkan industri UMKM di masa pandemi Covid-19, salah satunya dengan membantu dalam hal pemasaran.

Herry mengatakan, selain itu, pihaknya juga menyediakan berbagai produk kredit dan pembiayaan seperti Monas 25 yang dapat dipergunakan sebagai fasilitas kredit untuk modal kerja dengan plafon kredit mulai dari Rp 5 Juta sampai dengan Rp25 Juta. Kredit Monas Pemula juga dapat digunakan baik untuk modal kerja maupun investasi produktif dengan maksimal plafon kredit Rp 10 Juta.

"Per Desember 2021, Bank DKI telah menyalurkan kredit kepada 1.692 debitur UMKM JakPreneur di DKI Jakarta dengan total plafon kredit sebesar Rp 16,8 miliar. Khusus wilayah Jakarta Timur, total debitur UMKM JakPreneur tercatat sebanyak 363 debitur dengan plafon kredit sebesar Rp3,7 miliar," ujarnya.

Lebih lanjut, Herry menambahkan bahwa sebagai BUMD DKI Jakarta yang mendukung pengembangan sektor UMKM, Bank DKI menyediakan berbagai produk kredit dan pembiayaan untuk sektor UMKM yang juga dapat di akses melalui e-Form Mikro Loan untuk mengajukan permohonan kredit secara online di mana saja dan kapan saja.



Simak Video "Jokowi: Pemerintah Kalau Nggak Urus UMKM, Keliru & Salah Besar!"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT