Prudential Indonesia Bayar Klaim dan Manfaat Rp 16,6 T di 2021

Jihaan Khoirunnissa - detikFinance
Rabu, 27 Apr 2022 19:11 WIB
Ilustrasi Asuransi
Foto: istock
Jakarta -

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mengumumkan total pendapatan premi sebesar Rp 23 triliun. Sebagian besarnya berasal dari premi reguler dan ditopang oleh pertumbuhan pendapatan dari produk dengan premi yang terjangkau.

Diketahui, sampai dengan kuartal keempat 2021, Prudential Indonesia mencatatkan total aset sebesar Rp 72 triliun dan dipercaya mengelola total dana investasi nasabah sebesar Rp 66,6 triliun. Berdasarkan laporan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), total aset, total aset investasi, serta total pendapatan premi Prudential Indonesia pada 2021 merupakan yang terbesar di industri asuransi jiwa.

Presiden Direktur Prudential Indonesia M. L. Triwardhany (Dhany) mengatakan sepanjang tahun 2021, total klaim dan manfaat yang telah dicairkan sebesar Rp 16,6 triliun. Sementara tingkat solvabilitas perusahaan mencapai 479%. Angka ini menurutnya lebih besar dari ketentuan minimal target internal yang ditetapkan oleh regulator.

Selain itu, dikatakannya kinerja Unit Usaha Syariah Prudential Indonesia tercatat kuat. Hal ini terlihat dari total aset terbesar di industri senilai Rp7,7 triliun dan total kontribusi yang stabil sebesar Rp3,6 triliun. Unit Usaha Syariah Prudential Indonesia juga berhasil mempertahankan kepemimpinan di industri dengan pangsa pasar mencapai 29%, berkat pilihan perlindungan komprehensif dan inklusif yang beragam, yakni sebanyak 49 pilihan produk.

Menurut Dhany, pandemi COVID-19 meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki asuransi jiwa. Namun di sisi lain, masih adanya kendala berupa keterbatasan dana. Karena itu, Prudential Indonesia berupaya memenuhi kebutuhan perlindungan masyarakat dengan solusi yang terjangkau, inklusif dan mudah diakses.

"Di tengah kondisi yang menantang, Prudential Indonesia justru menghadirkan ragam inisiatif dan inovasi guna memenuhi kebutuhan akan perlindungan jiwa, kesehatan, dan finansial yang kian beragam demi mendukung ketahanan ekonomi negara dan keluarga di Indonesia. Kami sangat bersyukur strategi tersebut membuat kinerja bisnis perusahaan tetap solid untuk dapat mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, lebih sejahtera, sehingga mereka bisa mendapatkan yang terbaik dalam kehidupan," kata Dhany dalam keterangan tertulis, Rabu (27/4/2022).

Upaya Menghadirkan Inovasi Perlindungan bagi Masyarakat

Dia menjelaskan pihaknya berupaya untuk terus berinovasi dalam melahirkan produk perlindungan unit link dan tradisional bagi masyarakat. Mulai dari produk asuransi jiwa untuk memenuhi kebutuhan perencanaan harta warisan, solusi meningkatkan ketahanan finansial di masa pensiun, serta solusi manfaat dana pendidikan bulanan.

Selain itu, Prudential juga memiliki pilihan dana investasi baru untuk membantu memenuhi profil risiko serta tujuan keuangan nasabah yang lebih beragam, seperti investasi ke sektor teknologi yang menawarkan hasil investasi lebih optimal untuk jangka panjang, hingga potensi tambahan nilai investasi bulanan.

"Prudential Indonesia juga terus mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Untuk meningkatkan jangkauan dan akses terhadap produk perlindungan, Prudential Indonesia menawarkan produk bite sized dengan kontribusi yang terjangkau dan dapat diakses melalui kanal digital, baik itu melalui aplikasi Pulse by Prudential yang telah diakses oleh lebih dari 10 juta pengguna di Indonesia maupun melalui aplikasi dari mitra digital perusahaan demi melindungi lebih banyak masyarakat Indonesia," terangnya.

Diungkapkan Dhany, sepanjang tahun lalu Prudential Indonesia juga menghadirkan beragam fitur baru di Pulse. Tujuannya untuk meningkatkan kesehatan pengguna serta membantu nasabah dalam berinteraksi dengan layanan perusahaan. Untuk pertama kalinya, Pulse juga membuat fitur yang fokus pada kesejahteraan dengan memberikan edukasi mengenai asuransi yang dapat membantu pengguna mengelola finansial mereka.

"Sebagai upaya Prudential Indonesia dalam menanggulangi pandemi di 2021, perusahaan menyediakan Program Santunan Rawat Inap Pascavaksinasi yang memberikan manfaat kepada nasabah yang dirawat di rumah sakit akibat komplikasi kesehatan pasca vaksinasi COVID-19," katanya.

Dhany menyebut Prudential Indonesia memberikan pertanggungan Isolasi Mandiri bagi nasabah yang terdiagnosis COVID-19 dan harus melakukan isolasi mandiri di rumah. Pihaknya juga membantu menghadirkan sentra vaksinasi, di antaranya di PRUUniversity di Kota Kasablanka, Jakarta, dan di kecamatan Soreang dan Kutawaringin di Jawa Barat. Adapun secara total sebanyak 51 ribu dosis vaksin COVID-19 telah diberikan perusahaan di tahun 2021.

Untuk mendukung pertumbuhan pada 2022, Prudential Indonesia baru saja meluncurkan PT Prudential Syariah Life Assurance (Prudential Syariah), entitas asuransi jiwa Syariah yang berdiri sendiri. Berpegang pada prinsip 'Syariah untuk Semua', Prudential Syariah didedikasikan untuk melayani permintaan terhadap solusi perlindungan kesehatan dan keuangan berbasis Syariah yang terus bertumbuh serta untuk mendukung agenda pemerintah dalam menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi Syariah dunia.

"Komitmen jangka panjang perusahaan untuk terus mewujudkan perlindungan kepada masyarakat, ditopang oleh fundamental yang kuat dan sehat, serta penerapan praktik bisnis yang etis didukung dengan tata kelola perusahaan yang baik. Hal ini diterapkan guna menjaga kepercayaan yang diberikan oleh nasabah, para pemegang saham, tenaga pemasar dan mitra bisnis, sehingga kami dapat melindungi lebih banyak masyarakat Indonesia," tutup Dhany.

(ega/hns)