Jadi Wakil Ketua DK OJK, Mirza Adityaswara Mundur dari OVO

Ilyas Fadilah - detikFinance
Senin, 23 Mei 2022 17:22 WIB
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara
Foto: Ardhi Suryadhi/detikcom
Jakarta -

Mirza Adityaswara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Komisaris OVO. Keputusan ini diumumkan OVO lewat pernyataan tertulisnya setelah Mirza dilantik menjadi Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK RI) periode 2022-2027.

OVO mengucapkan terimakasih dan selamat atas jabatan baru yang diamanatkan kepada Mirza. Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia ini dianggap berhasil mengelola OVO menjadi perusahaan yang berkontribusi terhadap perluasan akses masyarakat menuju transaksi digital.

"Kami segenap keluarga besar OVO sangat berterima kasih atas arahan dan bimbingan Pak Mirza selama ini yang telah membawa OVO menjadi perusahaan yang dikelola berlandaskan pada prinsip-prinsip good governance dan ikut berkontribusi terhadap perluasan akses masyarakat akan layanan pembayaran dan keuangan digital," kata Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (23/5/2022).

Karaniya mendoakan Mirza untuk dapat memimpin OJK ke arah yang lebih baik. Menurutnya Mirza memiliki visi dan progresif akan kemajuan teknologi yang diperlukannya dalam memimpin OJK di era digitalisasi ini.

Dalam pesan perpisahannya kepada keluarga besar OVO, Mirza berpesan agar OVO terus meningkatkan good governance. Ia berharap OVO semakin berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional, khususnya untuk dalam membantu mengembangkan UMKM.

"Saya berharap OVO ke depan dapat terus berinovasi dalam menyediakan solusi keuangan digital bagi masyarakat Indonesia, memberikan kontribusi positif bagi Indonesia, dan mengelola perusahaan secara prudent," katanya.

Mirza merupakan ekonom dan bankir senior yang memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di sektor keuangan. Sederet jabatan pernah ia emban, termasuk Presiden Komisaris OVO, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia periode 2013-2019, Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) 2012-2013, dan Direktur Utama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI)

Mirza juga mendirikan Indonesia Fintech Society (IFSoc), sebuah forum diskusi kebijakan fintech dan ekonomi digital. Mirza juga pernah berkarir di berbagai sektor dan perusahaan keuangan ternama seperti Credit Suisse, Mandiri Sekuritas, hingga Kepala Ekonom Bank Mandiri Group.

(eds/eds)